Buleleng, Balijani.id| Situasi nasional yang diwarnai maraknya aksi unjuk rasa berpotensi anarkis membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bersama Polres Buleleng mengambil langkah tegas. Melalui Apel Harmoni yang digelar di Taman Kota Singaraja, seluruh elemen masyarakat dikumpulkan untuk satu tujuan: menjaga keamanan dan kedamaian Buleleng
Apel yang dihadiri oleh Forkopimda, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pecalang, hingga organisasi kemasyarakatan ini menjadi simbol persatuan. Pemerintah dan aparat keamanan berupaya menegaskan bahwa Buleleng harus tetap kondusif di tengah gelombang dinamika politik dan sosial yang terjadi di berbagai daerah.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menjaga daerah dari potensi kerawanan.
“Apel Harmoni ini adalah langkah strategis untuk merajut kebersamaan antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan elemen masyarakat. Sinergi ini mutlak diperlukan agar keamanan dan kondusivitas wilayah tetap terjaga,” ujar Sutjidra.
Apel Harmoni di Buleleng menjadi penanda bahwa stabilitas daerah tidak hanya ditopang oleh aparat, melainkan juga dari kesadaran bersama seluruh lapisan masyarakat. Dengan sinergi ini, Buleleng ingin memastikan bahwa damai dan harmoni tetap menjadi wajah daerah di tengah riuhnya gejolak nasional
[ Editor : Sarjana ]








