APBD 2026 Fokus Percepat Pembangunan Nusa Penida, Belanja Modal Klungkung Meningkat Hampir Tiga Kali Lipat

Balijani.id, 8 Agu 2026, 03:52 WIB
Bupati Klungkung I Made Satria saat memaparkan prioritas alokasi belanja modal APBD 2026 untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Nusa Penida

KLUNGKUNG, Balijani.id | Pemerintah Kabupaten Klungkung terus menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan Nusa Penida. Melalui APBD Tahun Anggaran 2026, Pemkab Klungkung mengalokasikan anggaran signifikan untuk pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas jalan, fasilitas pendidikan, kesehatan, hingga penyediaan air bersih.

Belanja modal APBD Kabupaten Klungkung Tahun 2026 tercatat mencapai Rp407 miliar, meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun 2025 yang sebesar Rp141 miliar. Peningkatan pesat ini berhasil direalisasikan di tengah tantangan penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat serta pemenuhan belanja gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Bupati Klungkung, I Made Satria, menyampaikan bahwa lonjakan belanja modal ini merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur berkualitas sekaligus meningkatkan pelayanan publik.

“Melalui APBD Tahun 2026, kami berupaya menghadirkan pembangunan yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat Nusa Penida. Infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, hingga penyediaan air bersih menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah,” ujar Bupati Satria, Kamis (6/8).

Proyek Strategis Sektor Jalan dan Pelayanan Publik

Secara keseluruhan, nilai kegiatan fisik yang direncanakan dalam daftar prioritas APBD 2026 mencapai lebih dari Rp200 miliar. Beberapa alokasi proyek strategis di Nusa Penida meliputi:

1. Peningkatan & Pemeliharaan Infrastruktur Jalan:

  • Jalan Sampalan–Toyapakeh: Rp51,92 miliar

  • Jalan Suana–Pejukutan–Gepuh–Ambengan–Pelilit–Atuh: Rp15 miliar

  • Jalan Lingkar Ceningan: Rp12 miliar

  • Jalan Bunga Mekar–Pura Kalibun–Prapat–Klumpu: Rp10 miliar

  • Jalan Pertigaan Klatak–Lembongan: Rp9,46 miliar

  • Jalan Pertigaan Batumadeg–Batukandik: Rp9 miliar

  • Akses Menuju Broken Beach: Rp7 miliar

  • Jalan Telaga–Klumpu: Rp6 miliar

  • Jalan Dusun Dungkap–Banjar Buluh Desa Batukandik: Rp4,6 miliar

  • Akses Menuju Desa Pekraman Cemlagi: Rp2,5 miliar

  • Pemeliharaan & Peningkatan Lainnya: Pemeliharaan berkala Jalan Toyapakeh–Sebunibus (Rp3 M), Jalan Sakti–Penida (Rp2 M), jalan rutin Nusa Penida (Rp4 M), jalan rutin Lembongan (Rp200 juta), jembatan (Rp200 juta), serta drainase, trotoar, dan normalisasi di 4 kecamatan (Rp800 juta).

2. Peningkatan Fasilitas Publik, Kesehatan, & Air Bersih:

  • Pembangunan Pasar Mentigi Nusa Penida: Rp47,83 miliar

  • Jaringan Distribusi Air Bersih & Sambungan Rumah (SR) Desa Pejukutan: Rp15 miliar

  • Peningkatan Sarana & Prasarana SD–SMP Nusa Penida: Rp7,92 miliar

  • Pembangunan Gedung CSSD RSUD Gema Santi: Rp4,86 miliar

  • Pembangunan Rumah Dinas Polsubsektor Nusa Penida: Rp1 miliar

  • Peningkatan Jalan Lingkungan Kec. Nusa Penida: Rp500 juta

Perlindungan Sosial dan Konektivitas Ekonomi

Pembangunan di Nusa Penida tidak hanya berfokus pada fisik semata, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan mendukung sektor pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian Klungkung.

Sebagai bentuk perlindungan sosial, Pemkab Klungkung juga mengalokasikan anggaran lebih dari Rp46 miliar untuk pembiayaan kepesertaan BPJS Kesehatan serta lebih dari Rp3 miliar untuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi kelompok pekerja rentan.

“Pembangunan ini merupakan investasi jangka panjang. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, memperkuat perekonomian lokal, sekaligus mendukung pengembangan destinasi wisata di Nusa Penida sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara menyeluruh,” tutup Bupati Satria.

[ Editor : Sarjana ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru