JAKARTA, Balijani.id | Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mempercepat pembangunan fasilitas publik dan pembenahan kawasan pariwisata strategis di Nusa Penida. Langkah konkret ini ditegaskan langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, saat memimpin audiensi ke Direktorat Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur (PDPPI) Kementerian Keuangan Republik Indonesia di Jakarta Pusat.
Audiensi strategis tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Anak Agung Gede Anom, Sekda Klungkung Anak Agung Gede Lesmana, serta jajaran Kepala OPD terkait. Pertemuan ini berfokus pada pembahasan usulan pembiayaan kreatif melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) guna mengatasi keterbatasan APBD daerah.
Bupati Klungkung, I Made Satria, mengungkapkan bahwa Nusa Penida merupakan salah satu motor penggerak utama pariwisata Bali yang menyedot lebih dari 1 juta wisatawan per tahun serta menyumbang lebih dari Rp1,4 triliun bagi PDRB Klungkung. Namun, pesatnya pertumbuhan ekonomi ini masih terkendala oleh keterbatasan infrastruktur dasar, khususnya Penerangan Jalan Umum (PJU) dan kemantapan akses jalan.
Konsep Bundling KPBU Prioritas
Untuk menjawab tantangan fiskal tersebut, Pemkab Klungkung merumuskan konsep Bundling KPBU yang mencakup dua proyek prioritas:
-
Pengadaan & Pemeliharaan PJU: Pemasangan 7.092 titik Alat Penerangan Jalan (APJ).
-
Preservasi Jalan: Perbaikan dan perawatan jalan lingkar Nusa Penida sepanjang 62,8 kilometer.
“Sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK), Pemkab Klungkung siap bersikap prudent dan menjaga disiplin fiskal. Proyek ini hanya dijalankan jika memenuhi kriteria Value for Money (VfM) serta terjangkau oleh ruang fiskal daerah tanpa mengganggu prioritas APBD lainnya,” tegas Bupati Satria.
Inisiatif ini menyambut respons positif dari Kementerian Keuangan. Direktur PDPPI, Heri Setiawan, memberikan apresiasi atas langkah responsif Pemkab Klungkung dan siap mengawal percepatan proyek tersebut sesuai regulasi yang berlaku.
Dengan adanya pengawalan dari Kemenkeu, DPRD, dan tim teknis, Pemkab Klungkung optimistis proyek KPBU Nusa Penida dapat terwujud secara transparan, efisien, serta menjadi percontohan skema pembiayaan kreatif bagi daerah lain di Indonesia.
Kredit Editorial
- Editor: Nyoman Sarjana
















