Cegah Bahaya Listrik, PLN dan Pemdes Tukadmungga Kolaborasi Pangkas Pohon Dekat Jaringan

Balijani.id, 22 Sep 2026, 16:13 WIB
Tim gabungan dari DLH Buleleng, Pemdes Tukadmungga, dan personel PLN saat melakukan pemangkasan pohon kelapa yang berpotensi mengganggu jaringan listrik di Desa Tukadmungga, Selasa (22/9/2026).

BULELENG, Balijani.id | PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Desa Tukadmungga dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait pohon kelapa yang tumbuh terlalu dekat dengan jaringan listrik di Desa Tukadmungga, Selasa (22/9/2026). Langkah penanganan bersama ini dilakukan sebagai tindakan preventif demi menjaga keselamatan warga serta keandalan pasokan listrik.

Keberadaan pohon kelapa yang menjulang tinggi tersebut pertama kali dilaporkan oleh pemilik lahan kepada Pemerintah Desa Tukadmungga. Mengingat posisinya yang berisiko memicu gangguan listrik maupun bahaya keselamatan—terutama saat memasuki cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang—pihak desa langsung berkoordinasi dengan DLH Buleleng dan PLN untuk eksekusi penanganan yang aman.

Proses pemangkasan pohon di lapangan dilakukan oleh tim DLH Kabupaten Buleleng dengan pengawalan ketat dari personel PLN guna memastikan seluruh aspek keselamatan ketenagalistrikan terpenuhi selama eksekusi berlangsung.

Pemilik lahan, Ngurah Wiryawan, mengungkapkan rasa lega dan apresiasinya atas respons cepat serta kerja sama dari semua pihak.

“Terima kasih atas bantuan dan pengawalan dari seluruh pihak. Kami cukup khawatir dengan kondisi pohon yang sudah sangat tinggi dan dekat jaringan listrik, apalagi saat angin kencang. Penanganan bersama ini membuat kami merasa jauh lebih aman,” ungkap Ngurah.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Lingkungan setempat, Kadek Surya Darawan, menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan potensi bahaya di sekitarnya sejak dini.

“Kolaborasi seperti ini rutin kami lakukan. Kesadaran warga untuk melapor lebih awal sangat membantu kami dalam mengantisipasi potensi bahaya, baik bagi masyarakat maupun keberlangsungan jaringan listrik,” kata Kadek.

Apresiasi PLN dan Sosialisasi Ketenagalistrikan

Sementara itu, Manager PT PLN (Persero) ULP Singaraja, Mikhael Vidi Santoso, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga dan pemerintah daerah yang peduli terhadap jarak aman (right of way) jaringan listrik.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian warga. Upaya preventif seperti ini sangat krusial karena keselamatan masyarakat dan keandalan pasokan listrik merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegas Mikhael.

Di sela-sela kegiatan penanganan, petugas PLN juga memberikan sosialisasi ketenagalistrikan kepada warga sekitar. Edukasi meliputi batas jarak aman dari ruang bebas jaringan listrik serta imbauan untuk tidak melakukan pemangkasan pohon secara mandiri jika posisinya berdekatan dengan kabel bertegangan.

PLN mengingatkan masyarakat yang menemukan kondisi pohon atau benda lain yang berpotensi membahayakan jaringan listrik untuk segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile atau berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat agar dapat ditangani oleh petugas berwenang secara aman.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru