Surabaya, Balijani.id ~ Pengembangan Fasilitas Asrama Haji Dalam optimalisasi fungsi sarana dan prasarana pasca pemanfaatan pasca digunakan dalam menampung jemaah Haji di setiap tahunnya menjadi sorotan penelitian salah satu peneliti I Ketut Sirna.
Hal ini mengingat beberapa faktor diantaranya, Adanya kebijakan Pemerintah meningkatkan pendapatan negara diluar pajak, dan inisiatif Kementrian Agama Republik Indonesia, dalam pengembangan pengelolaan Asrama Haji, dan memperhatikan Kurangnya Fasilitas setara hotel bintang, standar manajemen mutu, kurangnya keterlibatan dan masyarakat lokal, kurangnya Inovasi, kurangnya kompetensi SDM.
Hal lainnya adalah Asrama Haji yang sebelumnya hanya dipakai 3 bulan untuk persiapan naik haji, dan sisanya 9 bulan masih belum dipergunakan secara maksimal
Dalam kajian peniliti dari beberapa masalah yang ada, hasil yang ingin diketahui, Bagaimana pemetaan permasalahan potensi asrama haji setara hotel bintang untuk
meningkatkan ekonomi nasional dan konsep pemanfaatan asrama Haji setara hotel bintang untuk meningkatkan ekonomi nasional.
Peneliti juga memanfaatkan Metode Penelitian skriptif, Kualitatif, kuantitatif, pendekatan kajian hotel bintang, serta community base tourism, konsep pemanfaatan asrama haji setara hotel bintang.
Sedangkan metode data dianalisis dengan menggunakan teori Standar mutu perhotelan dan Pariwisata, dan teori yang relevan sesuai data yang ditemukan di tempat penelitian.
Dari pelaksanaan Penelitian, mengambil sampel Identifikasi Asrama Haji Surabaya bahwa Dalam operasional sehari-hari yang terdiri dari: (1) Front office, (2) Housekeeping, (3)Engineering, (4) Personalia, (5) Accounting, (6) IT, dan (7) Marketing.
Dan, Identifikasi beberapa Pemetaan Permasalahan Potensi Asrama Haji
Embarkasi Surabaya Setara Hotel Bintang, yakni dari segi Pelayanan yaitu antara lain;
Pertama Belum ada pelayanan makan dan minum seperti: (1) Pelayanan penerimaan tamu, (2) Pelayanan penyajian makanan dan minuman, (3) pelayanan penerimaan pembayaran, (4).pelayanan untuk tamu dengan keterbatasan fisik, anak-anak dan lanjut usia,menyebabkan belum setara hotel bintang, akibatnya fasilitas tamu berkurang, dan operasioanl bisa terganggu.
Kedua, Belum adanya pelayanan Room Service seperti: (1) Menerima pesanan makanan dan minuman dari kamar, (2) Penghidangan makanan dan minuman ke kamar, (3) Penerimaan Pembayaran, menyebabkan belum setara hotel bintang akibatnya fasilitas tamu berkurang.
Dalam aspek manajemen diperoleh data yakni; Pertama dari Segi Pengelolaan Manajemen yaitu, a.Belum adanya Asrama Haji melaksanakan sertifikasi kompetensi bagi karyawan setara perhotelan seperti: (1) Sertifikasi Front Office, (@) House keeping, (3) Kitchen, (4) Restoran, (5) HRD, (6) Accounting, (7) Engenering, Marketing, menyebabkan belum setara hotel bintang, akibatnya kompetensi SDM masih belum kompeten dan profesional dalam bidang perhotelan.
Kedua, belum jelas keterlibatan Manajemen Asrama Haji Embarkasi Surabaya dalam melakukan CSR dan berkontribusi untuk membina UMKM di lingkungan Asrama Haji Embarkasi Surabaya.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa; a.Manajemen Wajib membuat kebijakan yang terkait dengan pemetaan permasalahan potensi dan pemanfaatan asrama haji, b.Manajemen wajib membuat Standar Oprasional Prosedur (SOP) asrama haji embarkasi surabaya, c.Manajemen wajib membuat sistem operasi setara hotel bintang agar operasi asrama haji, d.Manajemen wajib menentukan standar pengadaan dan recruitment karyawan, e.Sistem Laporan dan evaluasi manajemen, wajib menyesuaikan setara hotel bintang.
Selanjutnya, adalah ; f.Tiap-tiap karyawan di masing-masing departemen yang sudah setara hotel bintang kualifikasi dan kompetensinya wajib menjalankan sistem operasinya sesuai dengan yang diharapkan hotel bintang di asrama haji, g. Di bagian marketing dan sales wajib menyesuaikan segmentasi pasar, yang diharapkan setara hotel, bintang
kemudian, kesimpulan lainnya; h.Untuk harga kamar, makanan dan minuman agar disesuaikan dengan standar harga setara hotel bintang, i.Untuk produk, peralatan, dan sarana penunjang kebutuhan di bagian makanan dan minuman agar disesuaikan, j.Untuk jenis pelayanan makanan dan minuman agar menyesuaikan dengan standar pelayanan setara
hotel bintang
Dan k.Di bagian pengadaan barang, tempat penyimpanan dan peralatan lainnya seperti di house keeping, engenering, accounting, HRD, ruang pertemuan, kamar, Lobby, Bisnis center, travel, money changer, pesanan taxi atau transportasi, dan lainnya agar menyesuaikan dengan setara hotel bintang. l.Sistem keamanan, ketertiban dan kenyamanan tamu yang menginap agar disesuaikan dengan setara hotel bintang
m.Sistem AMDAL, UPL dan UKL, yang dikelola di bagian engenering agar menyesuaikan dengan setara hotel bintang
Selain itu juga n.Sistem informasi, komunikasi agar menyesuaikan dengan setara hotel bintang, o. Pestcontrol untuk menjaga dan merawat lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari, agar setara hotel bintang wajib dilakukan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.
[ BJ/TIM ]








