News  

Dosen UNDHIRA Melakukan Pendampingan dan Pelatihan Eco Entrepreneurship Di Desa Padangsambian Kelod, Denpasar, Bali

Balijani.id, 7 Des 2023, 04:47 WIB

Denpasar ( Bali ), Balijani.id ~ Padangsambian Kelod adalah satu wilayah desa yang termasuk dalam wilayah Pemerintahan Kota Denpasar. Sebagai desa yang ada di wilayah perkotaan, tentu mempunyai banyak persoalan sosial, baik dari persoalan lingkup keluarga, sampai ruang lingkup masyarakat. Berbagai persoalan tersebut mendorong Kepala Desa Padangsambian Kelod I Gede Wijaya Saputra, SH untuk memohon pendampingn sekaligus pelatihan tentang Eco Entrepreneurship.

Tim pendamping dan pelatihan ini terdiri atas I Ketut Sirna, SH., MM sebagai ketua, dan terdiri dari 3 orang anggota yaitu ; Dr. GN Joko Adinegara, SE, MA, Dr. Yeyen Komalasari, SE.. MM, A.A.A. Putri Permatasari, S.Si. M. Biomed.

Bapak Ketut Sirna sebagai ketua memaparkan bahwa kegiatan ini terdiri atas beberapa tahapan kegiatan yaitu : persiapan yang dilaksanakan pada bulan September 2023, dan fokusnya kegiatan dilakukan bulan November 2023, sedangkan sisa waktunya adalah untuk monitoring dan evaluasi

Khusus pada tanggal 13, 14, 15 November 2023 Bapak Ketut Sirna juga melakukan presentasi ke lapangan yang diikuti oleh perwakilan warga Desa Padangsambian Kelod, yang disertai dengan pemaparan Konsep 4R yaitu Rejust = Mengurangi pembuangan Sampah, Reuse = Mempergunakan kembali bahan sisa, Recycle = Mendaur ulang Bahan sisa menjadi berguna, Re-Upcycle = Memanfaatkan kembali bahan sisa sebagai manfaat untuk menambah penghasilan.

Lebih lanjut Bapak Ketut Sirna yang juga akademisi dan seorang pemerhati pariwisata dan lingkungan memaparkan bahwa hasil Pendampingan dan pelatihan Eco Entreprenourship diharapkan untuk meningkatkan pendapatan dan profesionalisme masyarakat dalam mengendalikan sampah keluarga dan membangun usaha Eco Entreprenourship seperti:

a).Memanfaatkan sisa buah dan sayur menjadi Eco Enznyme,

b).Memanfaatkan Minyak Jelatah menjadi Bio Disel,

c). memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk organik,

d). Memanfaatkan pupuk organik untuk menambah kesuburan tanaman di keluarga masing-masing masyarakat. Disamping itu pula kegiatan ini tujuannya untuk mengimplimentasikan konsep THK Bali dan Moto Sapta Pesona Pariwisata, ungkap Bapak Ketut Sirna.

Ditambahkannya juga bahwa Kepala Desa Padangsambian Kelod sangat membutuhkan pengetahuan, pelatihan, dan pendampingan dalam memberikan Eco Entreprenourship kepada masyarakat. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat dibekali ilmu yang serupa, dan harapan Bapak Kepala Desa Padangsambian Kelod dapat memberikan motivasi kepada masyarakat dalam mengendalikan sampah keluarga, dan memiliki usaha tambahan, menjaga kelestarian alam sekitar serta mengangkat citra desa menjadi lebih baik di masa yang akan datang.

Kegiatan juga diakhiri dengan foto bersama, sebagai bukti kegiatan tersebut dan untuk disebarluaskan melalui media sosial khususnya bagi warga Desa Padangsambian Kelod.

[ BJ/NR ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru