News  

Wida Sufianti : Bangun Optimisme Lakukan Terbaik Untuk Bangsa

Balijani.id, 14 Agu 2023, 03:32 WIB
Caption: Wida Sufianti sekretaris PIRA Kabupaten Buleleng

Penulis : Nyoman Sarjana

Singaraja, Balijani.id ~ Tahun 2023 merupakan masuk endemi Kita semua harus optimis menghadapi tantangan yang ada di hadapan kita, terlebih di kalangan para pelaku usaha. Dan kita harus menghadapinya dengan penuh keyakinan dan optimisme.

Hal itu disampaikan Wida Sufianti kepada redaksi Balijani.id Senin (14/8/2023).

“ Kita semua harus optimis, bahwa rintangan-rintangan tersebut bisa kita atasi. Segala ujian, tantangan dan hambatan, khususnya kita pelaku usaha, harus dihadapi dengan optimisme. Dan saya meyakini, Astungkara , kita akan mampu menghadapinya, dan pada gilirannya bisa memberi kontribusi bagi bangsa dan negara,” kata Wida Sufianti

Wida mengungkapkan, Covid-19 membawa dampak serius bagi sosial, ekonomi maupun politik, namun sebagai pengusaha, yang memiliki komitmen kuat, khususnya untuk program Indonesia Terang, semua program strategis yang telah dicanangkan, tetap akan terus berprogres.

“ Covid 19 tentunya berdampak serius bagi sosial, ekonomi, dan politik kita yang tentunya turut kami rasakan. Akan tetapi kami tetap gapai progress atas program kami dengan segala keterbatasan dan penerapan protokol kesehatan. Program Indonesia Terang yang kami kelola harus terus berproses untuk masyarakat Indonesia dari Aceh sampai Papua,” ungkap Wida sukses dalam menggeluti bisnis multi level marketing yang tetap rendah hati ini.

Lanjut wida, paradigma ekonomi korelasinya dengan pandemi Covid 19 harus dilihat secara komprehensif, dan kita tidak boleh fokus pada keterpurukan semata, melainkan harus bangkit dan berbuat dari apa yang dapat kita perbuat.

“ Astungkara selama Covid melanda dunia termasuk Indonesia kami terus berproses untuk progress program “ Indonesia Terang “, disamping membina sejumlah UMKM, dan mengelola unit usaha seperti makanan siap saji untuk menata perekonomian diri dan masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah,” ujarnya.

Meski demikian, pandemi Covid-19 bukan merupakan akhir dari perjalanan bisnis seseorang. Setiap pelaku usaha dituntut untuk melakukan adaptasi dan inovasi agar bisa menghadapi tantangan dan mempertahankan eksistensi perusahaan.

“ Yang sangat penting menurut Saya adalah penguasaan kita terhadap teknologi, ditengah-tengah arus globalisasi dan komunikasi yang tidak terbendung kita harus mapan tentunya. Selanjutnya kepastian hukum, persaingan usaha yang sehat, dan demokratisasi yang relevan,” tambahnya.

Wida berpandangan, dunia usaha telah membuka perspektif dan memiliki arti penting dalam upaya memberi ruang kesejahteraan bagi rakyat, yang belum memiliki peluang untuk berusaha

Terjun ke Dunia Politik

Dalam upaya mengimplementasikan program-program strategis untuk kesejahteraaan rakyat, Wida dengan dukungan sejumlah tokoh dan masyarakat akar rumput, menjadi Calon Anggota DPRD dapil Kecematan Sukasada, melalui Partai Gerindra sebagai alat perjuangan.

“ Pada tataran ini Saya kerap berusaha untuk berbagi kesejahteraan dengan mereka, setelah Saya berbagi, Saya merasa kian hari kian banyak yang harus Saya beri, di sini Saya tentunya memiliki keterbatasan pasti. Oleh karena itu, setelah berkeliling banyak daerah di nusantara, masih banyak rakyat yang belum sejahtera secara ekonomi, dan karena dorongan masyarakat grass root bersama sejumlah tokoh masyarakat melalui Partai Gerindra dan Perempuan Indonesia Raya agar bisa berbagi kesejahteraan melalui sistem, politik, kebijakan, dan pemerintahan. Kalau kesejahteraan itu Saya lakukan melalui sistem, tentunya dapat menyentuh semua lapisan kehidupan masyarakat khususnya di kabupaten Buleleng

“Adanya Partai Gerindra adalah buah kesadaran kolektif agar kita bisa berbuat lebih komprehensif bagi masyarakat Indonesia dari berbagai sisi baik ekonomi, hukum, sosial, budaya, politik, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan demokrasi , sehingga tujuan kesejahteraan dapat dirasakan secara besar-besaran oleh seluruh rakyat Indonesia,” tuturnya.

Sebut Wida , sebagai anak bangsa yang peduli terhadap masa depan bangsa dan negara, tujuan masuk partai politik, bukan semata-mata untuk mengejar kekuasaan, namun lebih kepada sebuah pengabdian bagaimana mengawal perjalanan bangsa ini ke depan.

“ Kita harus ingat bahwa Partai adalah keniscayaan dalam negara modern. Paradigma itu kita tempat pada satu sisi sebagai suatu kritik konstruktif agar kita lebih baik ke depannya, sementara pada sisi berbeda kita harus terus berjalan mewujudkan harapan Partai suatu keniscayaan. Kita harus turut membangun bangsa ini ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

[ BJ/Deva/Parta/TIM ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru