Maumere, ( NTT) Balijani.id ~ Dalam rangka pendampingan terhadap 61 orang anak penderita stunting pada daerah rawan stunting di Kabupaten Sikka, Patris Lali Wolo (PLW), anggota DPRD NTT (dari Dapil Sikka, Ende, Nagekeo dan Ngada, red) dan Jajaran Pengurus DPC Sikka kembali melakukan aksi kemanusiaan yang menyasar 61 orang anak penderita stunting, kader posyandu dan bidan desa.
Berdasarkan press release dari DPC PDIP SIKKA, PLW yang juga Bendahara Umum DPD PDIP NTT bersama Pengurus DPC PDIP Sikka dan tim keluarga menyalurkan 2.700 butir telur ayam pada Kamis (25/01/23).
Aksi kemanusiaan tersebut dipimpin Andris Rikardus. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan aksi pendampingan tahap 2 oleh PLW dan Pengurus DPC PDIP Sikka bagi 61 anak sunting di Desa Sikka, Desa Lela, Kelurahan Kabor, dan Kelurahan Hewuli.
“Bantuan tersebut merupakan kelanjutan (tahap 2, red) bagi 61 orang anak stunting di 4 desa/kelurahan. Selain itu, kami arahkan juga untuk Kader Posyandu dan Bidan Desa di 4 desa/kelurahan tersebut,” ujar Andris Rikardus.
Selain untuk menyalurkan 2.700 telur ayam, lanjutnya, kegiatan tersebut juga untuk memastikan berjalannya Program Pekarangan Tri Fungsi (Pro Patris).
“ Kami ingin memastikan kegiatan Pro Patris berjalan dengan baik,” ujarnya.
Rikardus menjelaskan, Pro Patris meliputi 1) budidaya hortikultura dan tanaman pendamping beras untuk sumber nutrisi nabati; 2) ekonomi keluarga yang berdikari; dan 3) strategi antisipasi krisis pangan akibat anomali iklim.
Patris Lali Wolo alias PLW yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp/WA mengatakan, aksi kemanusiaan tersebut merupakan salah satu perwujudan amanah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri.
“Kami arahkan untuk percepatan pemberantasan stunting di NTT,” ujarnya.
Selain untuk anak stunting, lanjutnya, pihaknya juga mengarahkan bantuan telur ayam (protein hewani, red) untuk membantu Kader Posyandu dan Bidan Desa.
“Karena sesungguhnya merekalah tulang punggung pemberantasan masalah stunting,” tandas PLW.
Mengenai kegiatan Pro Patris, PLW menjelaskan, kegiatan tersebut untuk memastikan ketersedian sumber gizi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami harap kegiatan ini bisa memberikan kontribusi dalam menekan angka stunting, ini sangat penting demi terciptanya Sumber Daya Manusia generasi masa depan kita yang lebih baik,” tandasnya.
PLW berharap, seluruh kader PDI Perjuangan bertanggung jawa, bergotong royong, dan berkolaborasi dengan semua pihak untuk percepatan penyelesaian Stunting di NTT.
[ BJ/Oschar ]








