Tabanan, Balijani.id| Nuanu Creative City kembali menunjukkan ambisinya memperkuat posisi sebagai destinasi kreatif di Bali. Menjelang peluncuran resmi tahun ini, kawasan kreatif di Kabupaten Tabanan itu memperkenalkan Nuanu Park, taman publik baru yang disiapkan menjadi gerbang utama bagi pengunjung menuju kawasan Nuanu.
Melalui preview eksklusif untuk awak media, Selasa (19/5), Nuanu memperlihatkan lebih awal konsep taman seluas 1,6 hektare yang dirancang bukan sekadar ruang terbuka hijau, tetapi juga titik awal pengalaman bagi setiap pengunjung yang datang ke kawasan tersebut.
Nuanu Park dibangun sebagai ruang publik terintegrasi yang menggabungkan unsur alam, seni, edukasi, hiburan, hingga aktivitas keluarga dalam satu kawasan. Konsep ini sekaligus menjadi langkah baru Nuanu untuk membuka akses lebih luas kepada masyarakat.
Selama ini dikenal sebagai kawasan kreatif dengan berbagai proyek budaya dan hospitality, Nuanu kini ingin menghadirkan wajah yang lebih terbuka, lebih ramah, dan mudah dijangkau publik.
Dalam sesi preview, para jurnalis diajak meninjau sejumlah fasilitas utama, mulai dari gerbang utama, amphitheatre, taman terbuka, playground, Botanical Garden, Kids Academy, area ropes course dan zipline, Nuanu Art Village, hingga sejumlah ruang publik yang akan menjadi pusat aktivitas pengunjung.
Sorotan utama tertuju pada gerbang resmi Nuanu Park yang dirancang sebagai landmark budaya baru. Gerbang ini memadukan arsitektur khas Bali, seni tradisional, serta teknologi multimedia modern seperti instalasi media dan projection mapping. Simbol Athena dan Saraswati diangkat sebagai representasi pengetahuan, kreativitas, serta pertemuan antara tradisi dan inovasi.
CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll, mengatakan pembangunan Nuanu Park menjadi bagian penting dalam membuka Nuanu kepada lebih banyak masyarakat.
“Nuanu Park merupakan langkah penting dalam membuka Nuanu kepada lebih banyak orang,” ujarnya.
“Seiring berkembangnya ekosistem Nuanu, kami ingin pengalaman pertama saat memasuki Nuanu terasa lebih terbuka, mudah diakses, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari bukan sesuatu yang tertutup atau terlalu formal,” katanya.
“Kami ingin masyarakat memiliki cara yang jelas untuk datang, menghabiskan waktu, dan perlahan memahami bagaimana Nuanu terus berkembang. Bagi kami, pengembangan infrastruktur publik seperti ini sama pentingnya dengan proyek budaya dan hospitality berskala besar, karena memberi ruang bagi masyarakat untuk terus kembali dan merasa terhubung dengan Nuanu,” ucapnya.
Tak hanya menghadirkan ruang rekreasi, Nuanu Park juga disiapkan sebagai pusat aktivitas publik. Setelah dibuka nanti, kawasan ini akan diisi berbagai program seperti masterclass, kegiatan anak, aktivitas outdoor, area ramah hewan peliharaan, hingga agenda berbasis komunitas.
Dengan kehadiran Nuanu Park, Nuanu Creative City sedang menegaskan arah barunya: bukan hanya membangun kawasan kreatif berskala besar, tetapi juga menciptakan ruang publik yang hidup, inklusif, dan benar-benar dapat dinikmati masyarakat sejak langkah pertama mereka memasuki kawasan itu.
[ Editor : Sarjana ]













