Buleleng, Balijani.id| 8 Maret 2026 – PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara memastikan kesiapan dalam menjaga keandalan pasokan listrik guna mendukung kenyamanan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kesiapan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Operasi Ketupat Agung 2026 yang digelar di Ruang Presisi Polres Buleleng, Jumat (6/3).
Rapat koordinasi ini dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Buleleng, termasuk Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, S.I.K., M.Si., M.T., M.Sc., serta instansi terkait yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan masyarakat selama periode hari raya.
Manager PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara, Elashinta, menyampaikan bahwa PLN akan memulai siaga kelistrikan pada 13–28 Maret 2026. Selama periode tersebut, PLN melakukan pembatasan pekerjaan pemeliharaan yang berpotensi menyebabkan padam listrik, kecuali dalam kondisi darurat.
Ia menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Bali saat ini berada dalam kondisi aman dengan sistem interkoneksi yang andal. Berdasarkan proyeksi, beban puncak kelistrikan pada 17 Maret 2026 diperkirakan mencapai 1.194 MW, dengan cadangan daya dalam kondisi normal sekitar 257 MW, sehingga masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode perayaan hari raya.
Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, PLN UP3 Bali Utara menyiagakan personel di berbagai lokasi strategis. Sebanyak 38 pegawai PLN disiapkan dalam tim siaga, termasuk 3 tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) metode sentuh langsung maupun berjarak. Selain itu, 148 personel pelayanan teknik turut dikerahkan, didukung 7 tim mitra kerja dengan total 35 personel. PLN telah melakukan koordinasi dengan Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Buleleng terkait Dispensasi perjalanan untuk petugas pelayanan teknik dalam rangka Hari Raya Suci Nyepі Tahun Caka 1948.
PLN juga menyiapkan posko pengamanan kelistrikan di Kabupaten Buleleng yang didukung oleh tiga Unit Layanan Pelanggan (ULP), yaitu ULP Singaraja, ULP Tejakula, dan ULP Seririt, serta empat kantor jaga PLN untuk mempercepat respon penanganan apabila terjadi gangguan kelistrikan.
Pengamanan kelistrikan secara khusus juga dilakukan pada 17 titik tempat ibadah yang tersebar di wilayah Singaraja, Tejakula, Seririt, dan Gerokgak. Selain itu, PLN memastikan keandalan pasokan listrik di lokasi wisata, fasilitas penting, serta seluruh pelanggan PLN di wilayah Buleleng agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah dengan aman dan nyaman.
Selain kesiapan kelistrikan, PLN UP3 Bali Utara juga memastikan kesiapan 12 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di wilayah Buleleng untuk melayani kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik masyarakat maupun pemudik selama periode hari raya.
Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan PLN dalam mendukung pengamanan dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat selama perayaan hari raya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kesiapsiagaan PLN dalam menjaga keandalan kelistrikan. Polres Buleleng siap berkolaborasi, termasuk menjadikan objek vital kelistrikan sebagai bagian dari patroli pengamanan,” ujarnya.
Ia juga berharap koordinasi dan pertukaran informasi terkait kondisi kelistrikan dapat terus diperkuat bersama Polres Buleleng guna mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan hari raya.
Melalui kesiapsiagaan tersebut, PLN berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas selama perayaan Nyepi dan Idul Fitri dengan aman, nyaman, serta tanpa gangguan kelistrikan.
[ Editor : Sarjana ]













