JAKARTA, Balijani.id | Suasana berbeda terlihat di halaman SDN 09 Cipinang Besar Utara. Ratusan siswa-siswi mengenakan pakaian bernuansa merah berkumpul dengan penuh antusias di lapangan sekolah. Bukan hanya untuk perayaan biasa, melainkan untuk menyambut kedatangan tim Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Sektor Jatinegara. Kamis, 13/08/2026.
Kunjungan ini digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81 sekaligus memberikan edukasi dini mengenai penanganan dan pencegahan bahaya kebakaran di lingkungan rumah tangga maupun sekolah.
Edukasi Interaktif: Belajar Mengenali Potensi Bahaya
Dengan gaya penyampaian yang ramah dan komunikatif, personel Damkar Jatinegara memberikan pemahaman dasar mengenai pemicu kebakaran, khususnya yang sering terjadi di rumah tangga seperti kebocoran tabung gas LPG.
Para siswa mendengarkan penjelasan dengan penuh perhatian. Sesekali gelak tawa pecah di lapangan saat petugas menyelingi materi dengan interaksi dan humor yang mudah dipahami oleh anak-anak.

Praktik Pemadaman Tradisional Menggunakan Handuk Basah
Puncak acara ditandai dengan peragaan langsung teknik pemadaman api tradisional. Petugas memperagakan cara menangani kobaran api akibat kebocoran gas menggunakan media yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, yaitu handuk atau kain tebal yang dibasahi dengan air.
Dalam simulasi ini, petugas menjelaskan langkah-langkah aman:
-
Menjaga ketenangan dan tidak panik saat melihat kobaran api.
-
Membasahi handuk atau kain tebal secara merata hingga cukup basah.
-
Mendekati sumber api dengan perlahan sambil melindungi wajah dan tubuh di balik handuk atau kain basah tersebut.
-
Menutup rapat sumber api hingga pasokan oksigen terputus dan api padam secara menyeluruh.
Melihat kobaran api yang muncul dari kompor atau kebocoran gas sempat membuat para siswa berdecak kagum, namun ketangkasan petugas memadamkan api hanya dalam hitungan detik mendapat tepuk tangan meriah dari seluruh siswa dan guru.
Sinergi untuk Lingkungan yang Aman
Pihak sekolah dan para orang tua yang turut menyaksikan menyambut baik sosialisasi ini. Edukasi praktis menggunakan handuk basah dinilai sangat aplikatif karena dapat dilakukan siapa saja di rumah tanpa perlu peralatan khusus yang mahal.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran tim Damkar Jatinegara. Edukasi ini memberikan pengetahuan yang sangat berguna bagi anak-anak dan warga sekolah. Sekarang anak-anak tahu bahwa tindakan sederhana seperti menggunakan handuk atau kain tebal basah bisa sangat efektif jika penanganannya benar dan tenang,” ungkap salah satu perwakilan sekolah.
Melalui kegiatan ini, Damkar Jatinegara berharap dapat membentuk karakter anak-anak yang sadar keselamatan sejak dini. Mengisi kemerdekaan tidak hanya dengan suka cita, tetapi juga dengan membangun kepedulian terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekitar.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!
Kredit Editorial
- Editor: Agus Muntari













