Buleleng, Balijani.id| PLN UP3 Bali Utara kembali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat memasang penjor di sekitar rumah menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Imbauan ini disampaikan untuk mencegah potensi gangguan listrik maupun kecelakaan akibat penjor yang terlalu dekat dengan jaringan listrik
Manajer PLN UP3 Bali Utara, Elashinta, mengatakan bahwa jarak aman antara penjor dan jaringan listrik perlu menjadi perhatian warga, terutama pada wilayah padat penduduk.
“Kami mengimbau masyarakat memastikan penjor terpasang pada jarak minimal 2,5 meter dari kabel listrik, baik di sisi samping maupun atas. Jika memungkinkan, jarak tiga meter akan jauh lebih aman,” ujar Elashinta.
Menurutnya, penjor yang terlalu dekat dengan kabel berisiko menyentuh jaringan saat tertiup angin atau roboh karena hujan. Kondisi ini bisa menyebabkan gangguan sistem, pemadaman sementara, bahkan memicu kebakaran.
“Kalau penjor sampai menyentuh kabel, selain membahayakan keselamatan, juga bisa menimbulkan korsleting dan kerusakan peralatan listrik di rumah,” jelasnya.
PLN juga mencatat, gangguan jaringan pada masa perayaan hari besar kerap dipicu oleh faktor eksternal, seperti dahan pohon atau benda tinggi yang mengenai kabel listrik. Hal semacam itu, kata Elashinta, membutuhkan waktu untuk pemulihan pasokan dan bisa mengganggu kenyamanan warga saat beribadah.
“Kami tentu ingin layanan listrik selama Galungan dan Kuningan tetap stabil. Karena itu, masyarakat diharapkan ikut menjaga jarak aman agar tidak ada gangguan yang merugikan bersama,” tutur Elashinta.
Melalui imbauan ini, PLN berharap masyarakat lebih sadar pentingnya keselamatan listrik dan turut mendukung kelancaran pasokan energi selama perayaan hari raya di Bali.
[ Reporter : Sarjana ]






