Advertisement
Kirim Opini Balijani
✍️ Kirim Opini ke Redaksi
Sampaikan pandangan, ulasan, atau kritik membangun Anda.

Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular, Pemkab Klungkung Sambut Baik Hasil KKN-PPM UGM di Nusa Lembongan

Balijani.id, 8 Agu 2026, 04:02 WIB
Bupati Klungkung I Made Satria saat menerima pemaparan laporan hasil KKN-PPM UGM Nusa Penida terkait pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di Kantor Bupati Klungkung

KLUNGKUNG, Balijani.id | Bupati Klungkung, I Made Satria, secara resmi menerima jajaran civitas akademika dan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam agenda Presentasi Hasil dan Penarikan Mahasiswa KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Jumat (7/8).

Acara tersebut menandai berakhirnya pengabdian Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM yang telah berlangsung selama 50 hari di dua desa, yakni Desa Jungutbatu dan Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida.

4 Pilar Pengelolaan Sampah Hulu-Hilir Berbasis Ekonomi Sirkular

Dalam pemaparannya, tim KKN-PPM UGM menyampaikan laporan akhir yang berfokus pada Penguatan Pengelolaan Sampah Hulu-Hilir Berbasis Ekonomi Sirkular. Program kerja unggulan tersebut mencakup empat pilar utama:

  1. Edukasi & Pendampingan: Pendampingan pengelolaan sampah mandiri yang menyasar skala rumah tangga, sekolah, hingga sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka).

  2. Pertanian Terpadu: Pengembangan sistem pertanian terpadu guna mendukung efisiensi zero waste sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

  3. Penerapan Teknologi: Implementasi teknologi pengolahan sampah residu dari tahap hulu hingga hilir.

  4. Promosi Kesehatan: Gerakan edukasi kesehatan sebagai strategi Quick Win menuju kawasan bebas sampah.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PPM UGM Nusa Penida 2026, Ir. Kurnia Widiastuti, menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi yang terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Klungkung.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas pendampingan dan kerja sama yang sangat luar biasa. Ini menjadi kesempatan belajar yang sangat berharga bagi mahasiswa kami,” ungkap Kurnia sembari menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama interaksi mahasiswa dengan masyarakat setempat.

Respon dan Komitmen Pemkab Klungkung

Menanggapi hasil paparan tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria menyambut positif seluruh rekomendasi yang dirumuskan. Ia menegaskan komitmen Pemkab Klungkung untuk menindaklanjuti program-program inovatif tersebut ke dalam kebijakan nyata.

“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa UGM yang telah mengedukasi masyarakat di Nusa Penida. Pariwisata adalah sektor utama kami, sehingga sangat tepat jika potensi alam yang indah ini dibarengi dengan pengembangan wisata edukasi, khususnya dalam pengelolaan sampah,” ujar Bupati Satria.

Bupati Satria menambahkan bahwa riset serta formulasi program dari UGM akan dijadikan referensi penting bagi pemerintah daerah. Ke depan, Pemkab Klungkung siap membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan UGM, termasuk merancang model edukasi pengelolaan sampah bagi para wisatawan.

Turut hadir dalam acara penarikan ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Dewa Komang Aswin, Camat Nusa Penida I Kadek Yoga Kusuma, serta jajaran perwakilan Rektorat UGM.

[ Editor : Sarjana ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru