Buleleng, Balijani.id| Sebuah tragedi lalu lintas mengguncang Jalan Raya Singaraja–Denpasar, tepatnya di Kelurahan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Pada Selasa, 18 November 2025, sekitar pukul 15.30 Wita, kecelakaan maut melibatkan sepeda motor Yamaha NMX dan mobil Isuzu 4-roda menelan korban jiwa.
Korban pengendara motor adalah Putu Ardana Yasa, pria muda berusia 23 tahun yang masih menempuh studi. Ia dikabarkan mengalami kantuk saat berkendara, kemudian oleng ke kiri jalan dan menabrak pohon. Bersamanya membonceng Ni Luh Ariatni, seorang perempuan yang sayangnya tewas dalam peristiwa tersebut. Keduanya terpental ke tengah jalan dan kemudian tertabrak oleh mobil Isuzu yang datang dari belakang.
Sementara itu, mobil Isuzu yang terlibat dikemudikan oleh I Gede Suparma Yasa, seorang petani asal Tukad Semoga, Buleleng. Dia dilaporkan dalam kondisi sehat setelah kejadian.
Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin, menerangkan kronologi kecelakaan itu: “Kedua kendaraan datang dari arah Selatan menuju Utara, pengendara motor tiba-tiba mengantuk sehingga oleng ke kiri jalan, menabrak pohon, kemudian penumpang terpental ke tengah jalan dan terlindas oleh mobil dari belakang.” Karena dampaknya fatal, Ni Luh Ariatni dinyatakan meninggal dunia oleh dokter di RSUD Buleleng, sedangkan Putu Ardana Yasa dirawat intensif.
Penyelidikan kecelakaan ini masih terus berlangsung. Polisi kini memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti di TKP untuk memastikan faktor-faktor penyebab serta apakah kecelakaan bisa dicegah.
Kecelakaan di jalur Sukasada ini menegaskan betapa bahayanya mengemudi dalam kondisi mengantuk sebuah risiko yang bisa merenggut nyawa seketika. Saat ini, aparat Polres Buleleng berharap hasil pemeriksaan bisa memberi pelajaran moral bagi seluruh pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan di atas segalanya.
[ Editor : Sarjana ]







