SINGARAJA, Balijani.id | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan Pendidikan Demokrasi bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Buleleng di Taman Kota Singaraja, Jumat (7/8/2026).
Sebanyak 70 anggota Paskibraka berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman generasi muda mengenai nilai-nilai demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya partisipasi aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Bidang Pengembangan Budaya Politik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng, Ketut Simbayasa. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terus terjalin bersama KPU Buleleng dalam memberikan pendidikan politik bagi generasi muda.
“Para anggota Paskibraka diharapkan tidak hanya menjadi teladan dalam kedisiplinan dan nasionalisme, tetapi juga mampu menjadi agen penyebarluasan nilai-nilai demokrasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Simbayasa.
Peran Paskibraka sebagai Role Model Demokrasi
Materi Pendidikan Demokrasi disampaikan langsung oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Buleleng, Putu Arya Suarnata. Ia mengulas secara komprehensif mengenai nilai dasar demokrasi, asas dan prinsip penyelenggaraan pemilu, tahapan pemilu, hingga krusialnya partisipasi masyarakat demi mewujudkan demokrasi yang berkualitas.
Putu Arya menegaskan bahwa karakter disiplin, kepemimpinan, dan nasionalisme yang melekat pada anggota Paskibraka sangat sejalan dengan semangat demokrasi yang menjunjung tinggi integritas dan tanggung jawab.
“Anggota Paskibraka diharapkan dapat menjadi role model dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu mendorong masyarakat—khususnya pemilih muda—untuk menggunakan hak pilih secara cerdas, rasional, dan bertanggung jawab,” ungkap Putu Arya.
Diskusi Interaktif dan Komitmen Literasi Demokrasi
Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak antusias mendiskusikan berbagai topik relevan, mulai dari peran strategis pemilih pemula, dinamika serta tantangan demokrasi di era digital, hingga langkah-langkah konkret dalam menangkal disinformasi saat pemilu.
Melalui agenda ini, KPU Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi bersama Badan Kesbangpol Buleleng dalam meningkatkan literasi demokrasi. Edukasi berkelanjutan bagi generasi muda ini diharapkan mampu melahirkan pemilih pemula yang cerdas, kritis, berintegritas, serta berkomitmen menjaga keutuhan demokrasi Indonesia di masa depan.
[ Editor : Sarjana ]













