Advertisement
Kirim Opini Balijani
✍️ Kirim Opini ke Redaksi
Sampaikan pandangan, ulasan, atau kritik membangun Anda.

Kemenko Pangan Lirik Teknologi Pirolisis Klungkung, Bupati Satria Perkuat Komitmen Pengolahan Sampah Terpadu

Balijani.id, 1 Agu 2026, 09:22 WIB
Bupati Klungkung I Made Satria mendampingi Deputi Kemenko Pangan Dr Nani Hendiarti saat meninjau mesin pirolisis pengolahan sampah di TOSS Center Kusamba

KLUNGKUNG, Balijani.id | Bupati Klungkung, I Made Satria, menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dr. Nani Hendiarti, di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Sabtu (1/8/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung efektivitas sistem kerja mesin pirolisis dalam mengelola sampah di Kabupaten Klungkung.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Satria memaparkan cara kerja mesin pirolisis yang berbasis teknologi ramah lingkungan Cook Island. Mesin ini menggunakan sistem pemanasan bersuhu tinggi tanpa proses pembakaran terbuka, sehingga tidak menghasilkan asap melainkan uap air, serta mampu menghasilkan produk akhir yang bernilai ekonomis. Mesin ini diproyeksikan mampu mengolah sampah hingga 168 ton per hari dengan target kumulatif mencapai 400 ton per hari.

“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan Ibu Deputi Kemenko Pangan. Kehadiran beliau menjadi motivasi dan komitmen bagi Pemkab Klungkung untuk terus mengoptimalkan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir demi mewujudkan lingkungan yang bersih, serta mendukung ketahanan pangan dan energi yang berkelanjutan,” ujar Bupati Satria.

Apresiasi Kemenko Pangan dan Potensi Replikasi Teknologi TOSS Center

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Pangan Kemenko Pangan, Dr. Nani Hendiarti, mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam menuntaskan permasalahan sampah. Ia menilai inovasi pemanfaatan teknologi pirolisis di TOSS Center merupakan model pengelolaan sampah yang ideal, sehingga patut direplikasi dan dijadikan contoh di berbagai daerah lainnya.

“Luar biasa, TOSS Center ini sangat dikenal sebagai pusat edukasi dan pengolahan sampah terpadu di Klungkung. Saya sangat berharap pengelolaan sampah di sini bisa dijadikan contoh oleh daerah lain untuk mendukung kemandirian pengelolaan lingkungan serta integrasinya dengan sektor pertanian dan pangan,” ungkap Nani Hendiarti.

[ Editor : Sarjana ]

Salam Mahottama

Advertisement
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru