News  

Banjir Rusak Jaringan Air, Pemkab Buleleng Salurkan 327 Ribu Liter Air Bersih

Balijani.id, 14 Mar 2026, 06:06 WIB

Buleleng, Balijani.id|Pemerintah Kabupaten Buleleng bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda wilayah Kecamatan Banjar dengan memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak. Hingga 12 Maret 2026, sebanyak 327.200 liter air bersih telah didistribusikan ke sejumlah banjar dinas yang terdampak banjir. Langkah ini dilakukan untuk menjamin kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa pemulihan pascabencana.
Pendistribusian air bersih dilakukan secara intensif setelah jaringan pipa air di beberapa wilayah mengalami kerusakan akibat terjangan banjir. Kondisi tersebut sempat mengganggu pasokan air bersih bagi masyarakat. Pemerintah daerah pun segera menurunkan bantuan air menggunakan armada tangki ke titik-titik terdampak.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, mengatakan penyaluran air bersih akan terus dilakukan hingga jaringan distribusi air dapat diperbaiki sepenuhnya. Upaya ini menjadi prioritas pemerintah agar aktivitas masyarakat tidak terganggu selama proses pemulihan berlangsung.

“Penyaluran air bersih akan terus kami lakukan secara berkelanjutan hingga proses perbaikan jaringan pipa selesai, sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ujar Gede Suyasa saat dikonfirmasi, Jumat (12/3).

Dalam pelaksanaannya, distribusi air bersih melibatkan berbagai instansi dan lembaga kemanusiaan. Di antaranya Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng, Palang Merah Indonesia Kabupaten Buleleng, BPBD Kabupaten Buleleng, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta BPBD Provinsi Bali. Sinergi lintas sektor ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan dampak bencana di lapangan.

“Melalui koordinasi lintas sektor ini, pendistribusian air bersih dapat menjangkau lebih banyak wilayah terdampak secara cepat dan merata,” ungkapnya.

Adapun sejumlah lokasi yang telah menerima distribusi air bersih di antaranya Banjar Dinas Sekar, Ambengan, Santal, Dauh Margi, Dangin Margi, Tengah, Tangeb, Menasa, Corot, hingga kawasan SDN 8 Banjar dan Pura Subak Tanah Barak. Selain itu bantuan juga menjangkau Banjar Dinas Tampekan, Jembatan Tukad Tampekan, Banjar Dinas Abian, Siwa, dan Banjar Dinas Mayong.

Proses distribusi dilakukan menggunakan armada tangki air yang secara bergantian mengisi penampungan di titik-titik yang telah ditentukan. Warga kemudian dapat mengambil air bersih untuk berbagai kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

“Koordinasi dengan perangkat desa dan relawan setempat juga dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan tertib serta tepat sasaran,” sambungnya.

Di tengah situasi bencana, solidaritas berbagai elemen masyarakat juga terlihat dalam membantu warga terdampak. Sejumlah relawan dari berbagai komunitas turut turun ke lapangan menyalurkan bantuan logistik serta membantu proses distribusi air bersih dan kebutuhan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Buleleng pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan bencana ini. Sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, relawan, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak banjir di Kecamatan Banjar. Pemerintah juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas selama proses penanganan bencana berlangsung.

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru