AKSIKU 2026 Resmi Dibuka, Bupati Satria Tegaskan Komitmen Kebangkitan Kesenian dan Pemajuan Kebudayaan Klungkung

Balijani.id, 21 Okt 2026, 12:52 WIB
Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra saat membuka pagelaran AKSIKU 2026 di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Selasa (20/10/2026) malam.

KLUNGKUNG, Balijani.id | Bupati Klungkung I Made Satria, S.H., bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, S.E., secara resmi membuka pagelaran seni dan budaya AKSIKU 2026 (Atraksi Melestarikan Seni dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Klungkung) di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Selasa (20/10/2026) malam.

Ajang tahunan yang mengusung tema “Banwa Prawertining Kalanguan” (Masyarakat Menuju Kebangkitan Kesenian) ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 20 hingga 23 Oktober 2026.

Dalam sambutannya, Bupati I Made Satria menegaskan pentingnya menjaga semangat kreasi dan inovasi agar keberadaan seni budaya di Kabupaten Klungkung tetap lestari dan berkembang pesat.

“Tema Banwa Prawertining Kalanguan memiliki makna Masyarakat Menuju Kebangkitan Kesenian. Semangat dari kegiatan ini adalah mendorong kita semua untuk terus berkreasi dan berinovasi, tidak berdiam diri, demi mewujudkan eksistensi seni dan budaya yang berkelanjutan di Kabupaten Klungkung,” ujar Bupati Satria.

Peran Strategis dan Dukungan DAK Nonfisik

Sementara itu, laporan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung yang dibacakan oleh Sekdis Kebudayaan, I Gusti Ngurah Made Suarba, menjelaskan bahwa AKSIKU merupakan program inovasi yang selaras dengan misi ke-10 Pemerintah Kabupaten Klungkung serta Visi Pembangunan Provinsi Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

“AKSIKU merupakan program inovasi Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung sebagai implementasi nyata untuk memajukan kebudayaan Bali. Hal ini dilakukan melalui peningkatan perlindungan, pembinaan, pengembangan, serta pemanfaatan nilai-nilai adat, agama, tradisi, seni, dan budaya krama Bali,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa penyelenggaraan AKSIKU 2026 didukung penuh oleh anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik BOP Museum dan Taman Budaya Tahun Anggaran 2026. Sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memberikan ruang ekspresi konkret bagi para seniman lokal.

Rangkaian Kegiatan dan Jadwal Perlombaan

Rangkaian AKSIKU 2026 dimeriahkan dengan berbagai perlombaan seni tradisional yang melibatkan seniman dari tingkat kecamatan hingga pelajar se-Kabupaten Klungkung:

  • Selasa, 20 Oktober 2026: Lomba Gong Kebyar Dewa antara Sekaa Gong Kebyar Swara Giri Mekar (Kecamatan Dawan) dan Sekaa Gong Arlingka (Kecamatan Nusa Penida).

  • Rabu, 21 Oktober 2026: Lomba Gong Kebyar antara Sekaa Gong Adhi Gurnitha Semara Linggarsa Pura (Kecamatan Klungkung) dan Sekaa Gong Sanggar Seni Candra Murda Murti (Kecamatan Banjarangkan).

  • Kamis, 22 Oktober 2026: Lomba Bapang Barong dan Mekendang Tunggal antar-Kecamatan yang diikuti oleh Sekaa Barong Semut (Kecamatan Klungkung), Sekaa Barong Bapang Gunaksa (Kecamatan Dawan), Komunitas Seni Bala Swari (Kecamatan Banjarangkan), serta Sekaa Gong Gita Paraartha (Kecamatan Nusa Penida).

  • Jumat, 23 Oktober 2026: Lomba Balaganjur Kreasi Duduk Tingkat SMP se-Kabupaten Klungkung yang diikuti oleh 8 sekolah, yakni SMPN 1 Semarapura, SMPN 2 Semarapura, SMPN 3 Semarapura, SMPN 4 Nusa Penida, SMPN 6 Nusa Penida, SMPN 1 Dawan, SMPN 2 Dawan, dan SMPN 2 Banjarangkan.

Selain menyajikan perlombaan dan atraksi seni, AKSIKU 2026 juga berkolaborasi dengan DPD KNPI Kabupaten Klungkung serta menghadirkan puluhan stan UMKM kuliner khas lokal untuk membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru