News  

Karyawan IAKN Kupang Saling adu Jotos, apa yang diperebutkan?

Balijani.id, 26 Agu 2022, 07:23 WIB
photo ist

Kupang, Balijani.id ~ Dua orang oknum pegawai IAKN Kupang menjadikan lingkungan kampus sebagai ring tinju. Hal tidak elok dipandang tersebut dilakukan oleh dua oknum pegawai yang bekerja di lingkungan IAKN Kupang pada, Jumat, (26 /08/2022 )

Di awak media ini terlihat kedua oknum pegawai tersebut ( NR ) dan ( LR ) Berkelahi di salah satu sisi gedung hingga pengurus orwana dan beberapa mahasiswa serta pegawai melerai kedua oknum tersebut.

Tidak hanya disitu, setelah berhasil dipisahkan, ketua demisioner BEM PT IAKN Kupang , Yabes Ottu dan beberapa mahasiswa berisiatif marmbawa salah satu pelaku kerusuhan LR ke dalam kantin terdekat dilingkungan kampus IAKN Kupang untuk bersihkan luka sobek dikepalanya akibat dihantam oleh oknum NR.

Berselang beberapa menit dari arah luar oknum NR berlari ke arah LR sambil memegang sebilah parang untuk memotong, namun di luar ruang kantin mahasiswa dan pihak security berhasil menghalau namun NR sempat melepar LR menggunakan parang yang di pegang yang hampir saja mengenai salah mahasiswa (yabes red.) sehingga kembali terjadi adu jotos antara kedua oknum tersebut.

Akibat kedua onknum yang melakukan tindakan tidak terpuji di lingkungan kampus yang identik dengan penerapan nilai-nilai kristiani tersebut sekretaris BEM PT IAKN Kupang terkena goresan gagang perang di lengan dan menyebabkan beberapa mahasiswa trauma hingga ada yang pingsan.

Menanggapi hal tersebut, ketua demisioner BEM PT IAKN Kupang, Yabes Ottu kepada awak media ini menyampaikan kekesalahannya. baginya kedua oknum tersebut sangat tidak pantas mempertontonkan sikap tidak terpuji di lingkungan kampus yang notabebenya pimpinan kampus selalu menyuarakan kode etik akademik dan nilai-nilai kristiani.

“sangat tidak pantas mereka mempertontonkan hal semacam itu, apa yang bisa ditiru oleh mahasiswa dari mereka?, kita berharap agar rektor memberikan efek jera, kalau bisa dikeluarkan dari kampus”, ujarnya.

Lanjut dirinya juga mengatakan bahwa IAKN Kupang bukan tempat untuk adu fisik namun bersaing secara intelektual.

“Jangan jadikan ruang akademisi sebagai ring tinju, bisa berakibat fatal bagi banyak orang”, tegasnya

Lebih lanjut Yabes menyampaikan bahwa tindakan tersebut bisa membahayakan banyak orang jika tidak cepat dicegah oleh pimpinan kampus dalam hal ini rektor IAKN Kupang, dan akan sangat disayangkan jika nilai-nilai kristiani dan kode etik akademik yang sering disuarakan untuk ditaati dan diamalkan tercoreng begitu saja.

” sangat membahayakan banyak orang, terutama mahasiswa-mahasiswa saya, kita akan minta supaya kedua oknum tetsebut harus di proses secara tuntas dan tepat karena bagi saya jika tidak ditindak tegas maka akan ditiru oleh mahasiswa”, tutupnya.

[ BJ/Oscar ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru