Tingkatkan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal, Bupati Klungkung Buka Pelatihan SPA dan Sertifikasi CPMI

Balijani.id, 22 Sep 2026, 11:53 WIB
Bupati Klungkung I Made Satria saat membuka secara resmi Pelatihan Berbasis Kompetensi SPA dan Sertifikasi CPMI di Ruang Rapat Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Klungkung, Selasa (22/9/2026).

KLUNGKUNG, Balijani.id | Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal. Komitmen ini ditunjukkan melalui pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi SPA dan Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Tahun 2026 oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, di Ruang Rapat Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Klungkung, Selasa (22/9/2026).

Program pelatihan ini merupakan implementasi nyata inovasi “Beri Aku Kail Bukan Ikan” yang digagas Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Klungkung. Inovasi tersebut bertujuan mengurangi kesenjangan kompetensi calon tenaga kerja dengan kebutuhan dunia usaha, meningkatkan keterampilan agar mampu bersaing di tingkat internasional, serta menekan angka pengangguran di Kabupaten Klungkung.

Dalam sambutannya, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Klungkung mencatatkan tren positif yang signifikan, yakni sebesar 0,73% per Agustus 2025. Capaian tersebut menjadikan Klungkung sebagai daerah dengan tingkat pengangguran terendah kedua di Bali. Meski demikian, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Rendahnya angka pengangguran ini justru menjadi tantangan baru yang harus kita jawab dengan peningkatan kualitas. Kita ingin tenaga kerja lokal Klungkung tidak hanya terserap, tetapi juga memiliki keahlian yang kompetitif dan memperoleh upah yang layak,” ujar Bupati Satria.

Pelatihan difokuskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang memiliki kemauan dan kemampuan di bidang hospitality untuk bekerja di luar negeri, khususnya di kapal pesiar dan industri SPA.

Bupati Klungkung I Made Satria saat membuka Pelatihan SPA dan Sertifikasi CPMI di Kantor Inspektorat Daerah

Bupati Satria mengapresiasi dukungan dari seluruh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) serta mitra agen pemberangkatan. Secara khusus, beliau menitipkan para peserta kepada LPK Balindo Paradiso, LPK Bali Mars, Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, dan Adiwana Wanakali Nusa Penida agar dibekali kompetensi sesuai standar industri.

Kepada para peserta, Bupati berpesan agar mengikuti pelatihan dengan semangat, telaten, dan bersungguh-sungguh. “Berlatihlah dengan sungguh-sungguh hingga cita-cita memperoleh kehidupan yang lebih baik serta terbebas dari kemiskinan dapat tercapai,” pesannya.

Rincian Program dan Capaian Inovasi

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Klungkung, I Nyoman Sidang, melaporkan bahwa Pelatihan Sertifikasi Kompetensi CPMI diikuti oleh 20 peserta sesuai alokasi anggaran TA 2026. Pelatihan dilaksanakan secara online oleh LPK Balindo Paradiso selama empat bulan (12 Agustus–10 Desember 2026), dilanjutkan dengan pemagangan selama dua bulan.

Adapun Pelatihan Berbasis Kompetensi SPA juga diikuti oleh 20 peserta dan dilaksanakan secara offline oleh LPK Bali Mars sebanyak 25 kali pertemuan. Seluruh pendanaan program ini bersumber dari APBD Kabupaten Klungkung TA 2026.

Nyoman Sidang juga memaparkan capaian positif dari Inovasi “Beri Aku Kail Bukan Ikan” pada periode sebelumnya:

  • Pelatihan SPA (80 Alumni):

  • Pelatihan & Sertifikasi CPMI (107 Alumni):

    • 39 orang (37%) bekerja di luar negeri (kapal pesiar dan sektor darat).

    • 54 orang (51%) bekerja di dalam negeri untuk memenuhi syarat pengalaman kerja kapal pesiar.

    • 7 orang (6,5%) sedang melengkapi dokumen persyaratan wawancara kapal pesiar.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru