Percepat Digitalisasi Layanan Publik, Bupati Satria Dorong Perluasan Jemput Bola IKD Hingga ke Desa-Desa

Balijani.id, 31 Agu 2026, 21:38 WIB
Bupati Klungkung, I Made Satria, saat meninjau langsung pelayanan jemput bola aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) oleh Disdukcapil Klungkung di Banjar Adat Getakan, Senin (31/8/2026).

KLUNGKUNG, Balijani.id — Bupati Klungkung, I Made Satria, meninjau langsung pelaksanaan kegiatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang digelar oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klungkung di Banjar Adat Getakan, Desa Getakan, Senin (31/8/2026).

Layanan jemput bola administrasi kependudukan tersebut mendapat sambutan antusias dari warga setempat. IKD sendiri merupakan inovasi dokumen kependudukan digital berbasis aplikasi smartphone yang mengintegrasikan berbagai dokumen, seperti KTP-el, Kartu Keluarga (KK), hingga Akta Kelahiran guna menghadirkan akses layanan yang cepat, mudah, dan efisien.

Saat ini, Pemkab Klungkung terus menggenjot capaian aktivasi IKD guna memenuhi target nasional sebesar 20 persen. Mengingat capaian Kabupaten Klungkung saat ini masih berada di kisaran 6,2 persen, berbagai langkah akselerasi terus dipacu.

Bupati Satria mengapresiasi kolaborasi dan dukungan dari Pemerintah Desa serta Banjar Adat Getakan. Ia menegaskan pentingnya percepatan adopsi IKD sebagai langkah strategis mewujudkan modernisasi layanan publik berbasis digital di Kabupaten Klungkung.

“Saya menugaskan Disdukcapil untuk terus memperluas cakupan program jemput bola ini secara merata ke desa-desa lain, guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses administrasi kependudukan dengan mudah, cepat, dan tanpa hambatan jarak,” ujar Bupati Satria.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Jumpung Gede Oka Wedhana, menyampaikan komitmennya untuk memacu pelayanan langsung hingga ke tingkat banjar secara berkelanjutan.

“Ke depan, kegiatan jemput bola dengan turun langsung ke banjar-banjar akan terus kami intensifkan. Melalui pola pelayanan dekat dengan masyarakat ini, kami optimistis target nasional 20 persen dapat tercapai pada akhir tahun 2026,” jelasnya.

Dengan dukungan penuh dari perangkat desa dan tingginya partisipasi warga, Disdukcapil Klungkung terus berkomitmen mendorong transformasi digital guna memberikan pelayanan kependudukan yang semakin responsif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Klungkung.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru