News  

Disentil Presiden Terkait Sampah Pantai Kuta, Koster Langsung Respon Cepat Bentuk Satgas

Bali, Balijani.id| Sentilan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait kondisi pantai di Bali yang dipenuhi sampah mendapat respons langsung dari Gubernur Bali Wayan Koster. Isu sampah pantai, khususnya di kawasan Pantai Kuta, dinilai serius karena berpotensi merusak citra Bali sebagai destinasi pariwisata dunia.

Menanggapi perhatian Presiden tersebut, Gubernur Bali menyatakan telah mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi lintas sektor. Pembahasan dilakukan bersama pemerintah daerah dan unsur TNI-Polri guna memastikan penanganan sampah pantai berjalan terukur dan berkelanjutan.

“Sudah langsung saya bahas bersama Bupati Badung, Pak Pangdam, Kapolda, dan Danrem,” jelas Wayan Koster.

Koster menyampaikan apresiasi atas perhatian serius Presiden terhadap persoalan sampah pantai di Bali, terutama di Pantai Kuta. Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa dilihat sebagai isu lokal semata, karena berdampak langsung pada citra pariwisata Bali di mata dunia.

Perhatian Presiden tersebut dinilai menjadi dorongan kuat bagi Pemerintah Provinsi Bali serta pemerintah kabupaten dan kota se-Bali untuk bergerak lebih cepat. Upaya penanganan dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan agar persoalan sampah pantai tidak terus berulang.

Sebagai langkah konkret, Koster mengungkapkan telah menggelar rapat bersama Bupati Badung, Pangdam Udayana, Kapolda, Kajati, dan Danrem untuk menangani persoalan sampah, khususnya sampah kiriman yang terbawa arus laut saat musim hujan dan menumpuk di Pantai Kuta.

Pemerintah Provinsi Bali juga akan segera membentuk satuan tugas khusus yang ditempatkan di Pantai Kuta. Satgas ini ditugaskan mengambil langkah cepat ketika terjadi kiriman sampah dari luar Bali, dengan target penanganan dilakukan secara cepat agar kondisi pantai bisa kembali bersih dalam waktu singkat.

Selain itu, kegiatan gotong royong secara rutin juga akan dilaksanakan di Pantai Kuta dengan melibatkan masyarakat dan pelajar. Langkah ini diharapkan tidak hanya membersihkan pantai, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan pantai merupakan tanggung jawab kolektif.

Melalui langkah cepat dan koordinasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk menjaga kebersihan pantai sekaligus mempertahankan citra Bali sebagai destinasi pariwisata dunia yang bersih dan berkelanjutan.

[ Editor : Sarjana ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *