Karangasem, Balijani.id| Sebagai salah satu upaya memperkuat peran perempuan dalam peningkatan ekonomi lokal, BRI bekerja sama dengan Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan UGM (PSPK UGM) melakukan kajian “Pemetaan Sosial BRI Peduli” di Desa Abang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Penelitian tersebut dilakukan selama sepuluh hari dan fokus pada rencana pengembangan Kelompok Perempuan Sinar Mulya Abadi yang telah menjadi kelompok dampingan BRI Cabang Amlapura selama beberapa tahun terakhir.
Dalam kunjungannya ke lokasi Kelompok Perempuan Sinar Mulya Abadi pada hari Kamis tanggal 24 Juli, perwakilan BRI menekankan tentang pentingnya posisi kelompok perempuan dalam pengembangan ekonomi lokal. Bagi BRI, kegiatan pembuatan kerajinan batok kelapa yang ditekuni oleh Kelompok Sinar Mulya Abadi mampu menggerakkan ekonomi skala rumah tangga.
Sementara itu, pihak PSPK UGM menggarisbawahi peran strategis perempuan dalam bidang pemberdayaan dan kewirausahaan. Melalui aktivitas pembuatan kerajinan batok kelapa, perempuan di Desa Abang ternyata tidak hanya terbukti sanggup menjadi kelompok yang mandiri, tapi juga berdaya. Dalam urusan ekonomi, perempuan mampu menghasilkan penghasilan sendiri untuk mendukung perekonomian keluarga.
Selanjutnya, Ketua Kelompok Sinar Mulya Abadi mengapresiasi BRI Cabang Amlapura atas dukungan yang selama ini telah diberikan. Menyitir pernyataan ketua kelompok, dukungan berupa pelatihan pembuatan kerajinan batok kelapa dan pemberian etalase sangat membantu pengembangan produksi. Ke depan, ketua kelompok berharap BRI dan PSPK UGM bisa membantu mengatasi kendala utama yang saat ini dialami oleh kelompok, yakni bahan baku (batok kelapa dan benang) yang langka dan mahal (rotan).
[ Editor : Sarjana ]








