News  

Properti Milik Polisi Menjadi Sasaran Aksi Vandalisme di Buleleng Spanduk Bertuliskan ‘Polri Untuk Masyarakat’ Diberi Tanda Silang Hitam

Balijani.id, 29 Agu 2025, 06:20 WIB

Buleleng, Balijani.id| Sejumlah spanduk bertuliskan ‘Polri Untuk Masyarakat’ menjadi sasaran vandalisme oleh sejumlah orang. Spanduk yang terpasang disejumlah sudut Kota Singaraja itu diberi tanda silang menggunakan selotip atau lakban berwarna hitam. Diduga, aksi dua pria tersebut merupakan respon atas demonstrasi di Jakarta dimana salah satu pendemo berpakaian salah satu angkutan online dilindas mobil milik polisi.

Dalam unggahan video diakun instagarm @murak.bal,terlihat dua orang berbaju dan bercelana hitam mengenakan penutup kepala berupa helm sedang melakukan aksinya memberi tanda silang pada spanduk tersebut. Menariknya, disalah satu video memperlihatkan dua pria sedang memberi tanda silang pada sebuah spanduk namun dibelakangnya terlihat kendaraan milik polisi.

Dikonfirmasi aksi vandalisme itu, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan aksi vandalisme yang menyasar properti milik polisi berupa spanduk bertuliskan Polri Untuk Masyarakat terjadi di Kota Singaraja.

“Nggeh, benar itu (video) terjadi di Kota Singaraja, tepatnya di Undiksha, Banyuasri dan depan Mako Polres Buleleng, ” ujarnya melalui whatsAap, Jumat (29/8/2025).

Sementara itu, salah satu anggota angkutan online di Singaraja bernama Ketut Suartika mengaku prihatin atas kejadian rekan mereka dilindas salah satu mobil rantis milik kepolisian saat melakukan aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8/2025).

“Kami prihatin saja dengan peristiwa itu kenapa aparat bertindak terlalu represif. Saya lihat juga mobilnya jenis rantis tahan peluru, mestinya lebih bijak berkomunikasi dengan baik,”sesalnya.

Ia juga mengaku belum mendapat instruksi dari induk organisasinya untuk melakukan aksi solidaritas memberikan respon atas tewasnya rekan mereka di Jakarta. Suartika mengaku sebagai bendahara disalah satu angkutan online belum diberikan instruksi apapun terkait peristiwa itu.

“Tidak, tidak akan ada aksi. Cuma penyampaian aspirasi mungkin lewat media ke pusat ke Denpasar dulu. Sudah sih ada himbauan dari pusat untuk ya tenang aja, santai ini jangan terlalu gitu ya. Hanya kami diminta agar tenang,” tandasnya

[ Editor : Sarjana ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru