Buleleng, Balijani.id ~ Penampilan, wajah cantik, bodi dan talentanya mahasiswi yang satu ini tidak bisa diragukan lagi, pendiem dan tegas dalam mengambil kebijakan serta penuh empati hingga gampang mengambil hati mahasiswa lainnya saat dalam event-event penting.
Dialah Ni Luh Made Krisna Dwipayanti, salah satu dari ribuan mahasiswa di 5 prodi pada lembaga tinggi STIKes Buleleng, seperti Prodi S1 Kebidanan, S1 Keperawatan, S1 Farmasi, Pendidikan Profesi Ners, Pendidikan Profesi Kebidanan.
Krisna sangat bangga menjadi mahasiswa di lembaga tercinta ini. Krisna gadis cantik yang lahir di Gianyar tepatnya pada tanggal 9 November 2001, saat ini sedang menyelesaikan penelitian skripsinya di semester 8 program studi S1 Kebidanan, perjalanan pendidikannya dimulai dari SDN 5 Gianyar, SMPN 1 Blahbatuh SMAN 1 Blahbatuh Gianyar dan sangat berbahagia baginya bisa mencapai impiannya untuk kuliah di STIKes Buleleng Singaraja yang tidak lupa ingatannya diantar oleh Bapak tercinta saat test hingga mendaftar kembali.
Gadis pendiem, putih, senyum menyapa siapapun meski irit bicara namun anggukan kepalanya kentara gadis ini logat dan etikanya gadis Gianyar Bali. Krisna senang melihat keakraban teman mahasiswa saat bertandang kerumahnya, akrab dengan ibu, bapak dan saudaranya meski sedikit iri Krisna penuh positif. Pemandangan indah dan haru Krisna saksikan karena Krisna tidak lagi bisa semanja itu dengan ibu kandung tercintanya karena telah dipanggil untuk selama lamanya oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Kentara terkadang mendadak menyeka air matanya dengan tisu yang menemaninya disaku celana, ingin seperti yang Krisna lihat penuh akrab, namun cepat berpaling ya ini namanya ujian sambil mengucap ” terimakasih Tuhan sudah mendewasakan saya dengan ujian yang tidak mudah, namun sudah pasti punya maksud yang lebih baik untuk Krisna”.
Multi kegiatan ilmiah penuh merdeka di STIKes Buleleng Krisna lalui dengan pesan ramah Tri Dharma, baik akademik maupun non akademik bersama BEM, HMJ teman seangkatan dan adik-adik semesternya. Para dosen ramah dengan pelayanan penuh empati kental membimbing kelak menjadi tenaga bidan yang kompeten. Sehingga bagi Krisna selalu merdeka dan mempetakan setiap tugasnya penuh amanah, tanggung jawab.
Lumayan kesempatan bagi Krisna dipercaya menjadi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Steering Committee, Manager Stage di multi kegiatan baik akademik maupun non akademik termasuk kegiatan PKKMB, Leadershif, Putra-Putri Kampus di tahun 2021 Krisna dinobatkan menjadi Putri STIKes Buleleng.
Figur gadis yang punya karisma, merangkul siapapun yang penting kegiatan berjalan dengan sukses, disegani teman seangkatan di BEM, adik-adik semesternya, ternyata banyak meraih sukses sejak memasuki bangku sekolah sebut saja di Sekolah Menengah di Gianyar hingga memasuki kuliah di STIKes Buleleng di antaranya Juara 3 lomba menulis surat untuk Bupati Gianyar pelaksana, Divisi Regional VIII Bali-Nusra.
Juara 1 Sixsma Smart Competitipn di SMA N.6 Denpasar. Sebagai Sea Scout Competition Majelis Pembimbing Saka Bahari Bali. Lomba Karya tulis Ilmiah di Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana. Sebagai PASKIBRA Kecamatan Blahbatuh Gianyar ,pelaksanaan Camat Blahbatuh. Juara harapan 1 LKBB Bupati Cup.VIII Tingkat Kabupaten Gianyar.
Hippocrates Medical Champipnnship Walil Rektor Universitas Udayana. Putri Kampus tahun 2021. Juara terbaik Regional Lomba Public Speaking Tingkat Nasional penyelenggara AIPVIKI Regional 4 Jabar-Banten dan kegiatan lainnya.
Gadis Gianyar ini ternyata punya motto yang ia sering didengar Krisna dari Ibu kandungnya saat beliau masih hidup dengan optimisme membimbing Krisna “*SING JUARI SING JUARA*” bahasa bali yang mudah terucap namun harus dibarengi optimisme, ingin jadi juara ya harus berani dan juari tampil, kenapa takut? Imbuh Krisna.
Maksudnya siap latih siap salah dan siap sukses hingga Krisna sukses menjadi Public Speaking di kampus tercintanya. Bagi Krisna aktif kerja ikhlas, siap bersanding, bertanggung jawab dan tuntas serta hasil berkualitas sudah menjadi harapannya menuntaskan tugas, hal ini didapat dari bimbingan para dosen dan unsur pimpinan yang menaungi. Bangga dengan penuh multi kegiatan sebagai pendamping ketua BEM dan jajarannya, didapat dari kegiatan UKM yang rutin terlaksana oleh ketua dan pembimbingnya dari para dosen. Bagi Krisna inilah yang mendewasakannya, belum lagi kegiatan sosial di luar kampus, PKL, praktik PKK dan event-event penting lainnya.
Keyakinan Krisna lembaganya betul mendidik membimbing dan dituntut kompetensi dan menjadi indah karena bahasa bimbingan para dosennya benar-benar manusiawi penuh empati serta kepenatan, kejenuhan, kecapekan mendadak terusir secara pelan hingga rasa syukur mengalir deras. Lembaga benar-benar menjalankan Visi, Misi, Strategi dan tujuan, sehingga para mahasiswa merasa terayomi termasuk yang tercinta para mahasiswi yang mengambil program khusus.
Kondisi Covid kemarin terorganisir dengan cermat olah ketus STIKes Buleleng dan jajarannya, malahan lembaga mengambil peran kondisi genting itu dengan pembuatan jamu kunyit dari LPPM yang pelaksana adalah BEM, HMJ dan mahasiswa lainnya.
Merdeka Belajar terlahir dari keputusan Menristek terpetakan cerdas oleh lembaga, hingga pertama kali di undangkan dan setelah terlaksana, lembaga sukses membawa mahasiswa lulus kegiatan MBKM ada di Kediri Jawa Timur, ada mahasiswa sebagai pengajar di beberapa sekolah hingga saat ini terus berlanjut dengan biaya negara. Krisna memuji keramahan, kenyamanan belajar dibuat akrab dengan semesta alam seperti dibuat infrastrukturnya saling menyapa siapapun yang hadir ke lembaga ini tercipta oleh integritas tinggi para tenaga pendidik dan kependidikannya paham sebagai tanggung jawabnya kepada masyarakat pimpinan dan Tuhan Yang Maha Esa. Predikat akreditasi prodi dan lembaga sangat baik sekali, kegiatan UKOM serta Kegawat Daruratan Pusat sudah terselenggara lembaga sendiri.
Bagi Krisna dengan tenang, wajar lembaga ini telah diterima oleh masyarakat karena lulusan yang sangat kompeten siap kompetisi dengan kualitasnya di lembaga yang menerimanya baik di daerah Regional, Nasional dan Internasional sesuai dengan enam MOU yang dimiliki oleh lembaga STIKes Buleleng, termasuk Jepang, Thailand, Philipina, Netherland. Sudah waktu tepat memilih perguruan tinggi menuju intelektual para tenaga kerja kesehatan baik Kebidanan, Keperawatan dan Farmasi. Infrastruktur menyambut ramah merdeka belajar, ruang belajar lengkap IT koordinasi yang cepat dan menyapa koordinasi dengan solid. Kuncinya Lembaga STIKes Buleleng tempat kuliah para generasi cerdas milenial sebagai calon tenaga kesehatan yang berkualitas. Memiliki tiga kampus diantaranya Kampus 1 di Jalan Air Sanih Km.11 Bungkulan, Singaraja.
Kampus 2 di Jalan Air Sanih Km 3 Kubutambahan, Singaraja. Kampus 3 di Jalan Raya Gempol, Gang Elang Kelurahan Banyuning, Singaraja. Sudah waktunya cerdas memilih perguruan tinggi, Mari Bergabung dengan STIKes Buleleng, Website STIKes Buleleng www.Stikesbuleleng.ic.id. Tunggu apa lagi, saya dan kami bangga menjadi mahasiswa STIKes Buleleng, Jaya dan Luar Biasa. Salam Sundaram.
Editor : Bramasta










