News  

LP2TRI Sesalkan Sikap Kapolda NTT Buat Acara Natal Dekat Korban Elkana Konis

Balijani.id, 15 Des 2022, 16:06 WIB

Kupang ( NTT), Balijani.id ~ Ketua umum lembaga pengawas penyelenggara Triaspotika Republik Indonesia ( LP2TRI ) Hendrikus Djawa,Sesalkan sikap Kapolda Nusa Tenggara Timur ( NTT ) Jony Asadoma, yang mengadakan acara Natal di lokasi yang berdekatan dengan tempat korban Elkana Konis di tembak mati.

Hal tersebut di sampaikan kepada media ini,Lewat watsApp, kamis (15/12/2022 ) Malam.

Menurut Hendrikus Djawa bahwa, menduga Kapolda NTT sepertinya tidak peduli terhadap perasaan keluarga korban Elkana Konis.

” Kami menduga bahwa kapolda NTT tidak peduli terhadap perasaan keluarga korban Elkana Konis yang saat ini masih dalam suasana duka, sehingga Kapolda membuat Natal bersama yang berdekatan dengan lokasi tembak mati korban Elkana Konis yang sampai saat ini belum dapat keadilan namum membiarkan para pelaku berkeliaran ” Ujar Djawa dengan penuh tangis.

Lanjut Djawa bahwa Natal tersebut berpesta pira dengan penegak hukum tanpa melihat perasaan keluarga korban.

” Para pelaku bebas bahkan berpesta pira dengan penegak hukum dalam hal ini kapolda NTT yang seharusnya melihat perasaan keluarga korban ” Jelasnya.

Tamba Djawa bahwa Natal tersebut hadir juga pelaku pembunuhan Elkana Konis dan kepala desa Oelnasi Yusak leonati yang menyumbang satu ekor sapi untuk acara tersebut.

” Syukuran tersebut ada pelakunya dan kepala desa Oelnasi sumbang 1 ( Satu red ) ekor sapi untuk makan bersama dengan kapolda bersama jajarannya, *Apakah wajar*?, Kapolda bersikap seperti itu, Saat ini lagi viral kasus pembunuhan berencana menggunakan senjata api dan peluruh milik polres kupang yang berlokasi dengan acara syukuran kapolda NTT ” Ungkapnya.

Djawa juga menduga bahwa kapolda NTT terkesan tidak peduli dengan air mata dan perasaan keluarga korban Elkana Konis.

” Tim panitia dibentuk untuk syukuran tersebut terdiri dari warga Oelnasi tempat pelakunya dan Oelpuah keluarga korban. Sangat di sayangkan sikap kapolda NTT yang terkesan tidak peduli dengan air mata dan perasaan keluarga korban bahkan sampai saat ini kapolda tidak ada rasa empati bagi keluarga korban ” Tutupnya

[ BJ/Oskar ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru