BULELENG, Balijani.id | Pemerintah Kabupaten Buleleng bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali resmi memperluas akses pelayanan pajak kendaraan dengan menghadirkan Samsat Gerai di Kecamatan Gerokgak. Layanan terpadu yang diresmikan oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra pada Kamis (20/8) ini dihadirkan untuk memangkas jarak dan waktu tempuh masyarakat Buleleng Barat dalam mengurus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sekaligus mendorong optimalisasi penerimaan pajak daerah.
Sebelum adanya Samsat Gerai, masyarakat di wilayah Gerokgak dan sekitarnya harus menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam menuju pusat pemerintahan di Singaraja hanya untuk membayar pajak kendaraan roda dua maupun roda empat. Kehadiran layanan di Kantor Camat Gerokgak ini menjadi alternatif yang jauh lebih dekat, efisien, dan mudah dijangkau.
Sinergi Lintas Instansi dan Kemudahan Layanan Terpadu
Layanan ini terwujud atas kolaborasi lintas instansi yang melibatkan Pemkab Buleleng, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali, Dirlantas Polda Bali, dan PT Jasa Raharja. Bupati Sutjidra menegaskan bahwa fokus utama integrasi layanan ini adalah memberikan kemudahan maksimal bagi masyarakat.
Dengan akses yang makin dekat, kendala jarak diharapkan tak lagi menjadi alasan wajib pajak menunda kewajibannya. Peningkatan tingkat kepatuhan masyarakat ini diyakini akan berdampak langsung pada realisasi penerimaan pajak daerah.
Pajak Kendaraan Dialokasikan untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan
Bupati Sutjidra menjelaskan bahwa penerimaan PKB memiliki alokasi yang jelas dan diatur oleh regulasi. Dana hasil pemungutan pajak tersebut akan disalurkan kembali untuk mendukung pembiayaan infrastruktur transportasi lokal.
“Pajak yang kami terima sudah barang tentu dialokasikan untuk infrastruktur penunjang transportasi, khususnya perbaikan jalan maupun jembatan di Kabupaten Buleleng. Memang sudah ada aturannya, itu wajib,” tegas Sutjidra.
Kinerja Pendapatan Positif Melampaui Target
Perluasan layanan ini didukung oleh tren positif penerimaan pajak daerah Kabupaten Buleleng. Pada semester pertama tahun ini, realisasi pendapatan daerah berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.
Untuk menjaga konsistensi capaian hingga akhir tahun, Bupati meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Direktur Utama BUMD untuk terus bekerja disiplin sesuai target kontrak kerja. Menurutnya, optimalisasi pendapatan daerah harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kehadiran Samsat Gerai Gerokgak menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan, mempercepat proses administrasi, serta memperkuat pembiayaan pembangunan infrastruktur demi kelancaran mobilitas dan perekonomian masyarakat Buleleng Barat.












