DENPASAR, Balijani.id | Kepolisian Daerah (Polda) Bali menggelar kegiatan Peningkatan Kemampuan Public Speaking di Gedung Presisi Polda Bali pada Senin (13/7/2026).
Pelatihan ini mengusung tema strategis, “Membangun Kepercayaan Publik Melalui Komunikasi yang Profesional, Humanis, dan Berintegritas”.
Kegiatan resmi dibuka oleh Wakapolda Bali, Brigjen. Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.S.I., didampingi Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. Untuk memantapkan pemahaman peserta, Polda Bali menghadirkan pakar komunikasi Kombes. Pol. (Purn.) Dr. Slamet Pribadi, S.M., M.M. sebagai narasumber utama.
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Polda Bali dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Polri, khususnya dalam aspek komunikasi publik. Di tengah arus informasi yang bergerak sangat cepat, personel Polri kini dituntut untuk mampu menyampaikan informasi secara akurat, profesional, sekaligus mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Kemampuan Komunikasi Sebagai Kompetensi Wajib Polri
Dalam sambutannya, Wakapolda Bali menekankan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, kemampuan berbicara di depan publik telah menjelma menjadi kompetensi wajib bagi setiap anggota kepolisian.
“Sejalan dengan semangat ‘Every Single Police is a Public Relations Officer‘, setiap anggota Polri merupakan representasi nyata dari institusi. Kita dituntut mampu berkomunikasi secara profesional, humanis, dan berintegritas,” tegas Brigjen. Pol. I Made Astawa.
Menurutnya, melalui komunikasi yang persuasif dan santun, personel di lapangan diharapkan mampu meredam emosi masyarakat, mencegah kesalahpahaman, serta memperkuat hubungan emosional yang positif antara Polri dan warga.
“Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat mengasah kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan secara efektif, mengelola komunikasi di berbagai situasi krisis, dan menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas,” sambungnya.
Tantangan Komunikasi Anggota Polri di Era Digital
Melalui agenda penyegaran ini, Polda Bali berharap seluruh personelnya semakin siap menghadapi tantangan komunikasi di era digital.
Polisi masa kini tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga harus mampu memberikan informasi yang edukatif, sigap menangkal penyebaran hoaks, serta konsisten menjaga citra Polri yang Presisi dan dicintai masyarakat.
[ Editor : Sarjana ]
Kredit Editorial
- Editor: Nyoman Sarjana













