Celukan Bawang, Balijani.id ~ Prosesnya itu lama, saat ini masih lama kalau sampai selesainya, baru dimulai sejak tanggal 28 kemarin,” saat dikonfirmasi Gede Sumarmaja, SH Kasi Humas Polres Buleleng, Rabu (31/8/2022).
Pihaknya mengatakan kapal TBS 3301 yang bermuatan batu bara 9.772 MT itu merupakan milik PT. Trans Bhuana Sejahtera. Di mana batu bara itu diambil dari PT. KPC (Kaltim Prima Coal) dan akan dibawa ke PT. GEB PLTU Celukan Bawang selaku penerima.
Perbaikan pun sempat dilakukan oleh agen dari PT. Trans Bhuana Sejahtera yang ada di Buleleng, yakni PT Baruna Yogi Utama. Dengan melakukan pengelasan di bawah laut. Sebanyak 4 tim penyelam dikerahkan saat itu. Namun upaya itu tidak memperoleh hasil yang maksimal.
Sehingga saat ini dilakukan pemindahan muatan batu bara menggunakan alat berat eskavator. Eskavator yang digunakan berjumlah dua unit dengan 4 operator yang bertugas. Keempatnya didatangkan langsung dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Di mana selanjutnya batu bara tersebut dibawa ke dermaga PLTU Celukan Bawang.
Sementara itu salah satu warga di Desa Celukan Bawang Malik berharap evakuasi bisa cepat selesai. Mengingat bukan hanya masalah pencemaran lingkungan, bau dari batu bara juga sangat menyengat dan mengganggu masyarakat.
“Syukurlah sudah mau dievakuasi, saya sih berharap agar cepat selesai, karena baunya juga cukup mengganggu,” kata Malik.
Diberitakan sebelumnya kawasan laut Celukan Bawang terancam tercemar batu bara akibat kapal tongkang bermuatan batu bara kandas diterjang ombak sejak 30 Juli 2022 lalu. Hingga kini upaya evakuasi terhadap kapal tersebut masih belum berhasil dilakukan.
Diketahui muatan batu bara merupakan milik PT KPC (Kaltim Prima Coal) dan PT GEB (General Energi Bali) PLTU Celukan Bawang yang menjadi pihak penerima. Kemudian Perusahaan Bongak Muat (PBM) PT Sentosa selaku pihak ekspedisinya.
Pada hari Rabu tgl 31 Agustus 2022, pukul 15.30 wita di laksanakan giat pemindahan batubara dengan menggunakan kapal tongkang ETI 3312 menuju Jety PLTU Celukan Bawang.
Giat pemindahan dengan system STS ( Ship to Ship ) sudah di lakukan mulai hari Minggu tanggal 28 Agustus 2022 dan sampai saat ini Rabu tanggal 31 Agustus 2022 pukul 15.30 wita evakuasi kapal tongkang yang kandas muat batu bara tersebut sudah berhasil dievakuasi dan selanjutnya kapal tongkang muat batu bara tersebut sandar dan bongkar muat pelabuhan Jety PLTU Celukan Bawang.
Sampai saat ini, kegiatan berjalan aman, lancar dan berakhir pada pukul 16.10 wita.
[ BJ/TIM ]