Berita Sarin Gumi Nusantara
RedaksiIndeks
News  

Rapat Rutin, Bupati Dan Dandim Klungkung Ajak Bersatu Tangani Stunting

Klungkung, Balijani.id – Bertempat di Ruang Praja Mandala Pemkab Klungkung, kelurahan Semarapura Tengah-Klungkung berlangsung kegiatan Rembug Stunting Tingkat Kabupaten Klungkung Tahun 2022.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh TPPS (Tim Percepatan Penanganan Stunting) Kabupaten Klungkung ini dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Anom, Ketua TPPKK Kabupaten Klungkung, jajaran OPD terkaik Kabupaten Klungkung termasuk didalamnya Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf Suhendar Suryaningrat, SH. M.Si,. Pada hari Jumat (29/07/22).

Dalam sambutannya, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan bahwa “kegiatan ini merupakan rapat rutin sebagai upaya percepatan penurunan stunting di wilayah Klungkung menuju masyarakat sehat” ucapnya

Lebih lanjut dikatakan Suwirta “Perlu untuk diketahui bersama dalam kasus stunting ini, masuk kategori tidak permanen yang perlu kita prioritaskan karena masih bisa di lakukan tindakan untuk penyembuhan. Maka dari itu tugas kita bersama untuk menyukseskan program ini” jelas Bupati.

“Data stunting sudah ada, strategi dan upaya mengatasipun sudah dirancang, untuk itu melalui rembug stunting ini dirinya mengajak seluruh pihak untuk bersatu padu dalam menangani masalah stunting” imbuhnya

Ditegaskan oleh Bupati “Mari satukan visi dan misi dan bersama-sama kita terjun kelapangan melalui aksi dan kerja nyata untuk satu tujuan mengatasi masalah stunting, “tegasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi seusai rapat Dandim Klungkung Letkol Inf Suhendar Suryaningrat, SH. M.Si mengatakan, “rembug Stunting merupakan langkah penting dalam menyatukan visi dan misi guna mempercepat penurunan stunting. Sampai saat ini stunting memang masih menjadi salah satu permasalahan di masyarakat, untuk itu pihaknya akan selalu siap mendukung dan membantu pemerintah dalam masalah stunting ini, “ungkapnya.

Menurut Dandim, “berbagai upaya telah dilakukan pihaknya sebagai aksi dalam pencegahan maupun penanganan stunting. Mulai dari pembekalan kepada para Babinsa tentang Stunting maupun aksi nyata melalui Babinsa untuk terjun langsung di tiap wilayah binaannya” pungkas Dandim.

[ BJ/IGS ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *