Berita Sarin Gumi Nusantara
RedaksiIndeks
News  

Dr. I Wayan Rupendi : Bangun Optimisme Lakukan Terbaik Untuk Bangsa

Caption : Dr. I Wayan Ruspendi Junaedi, S.E., M.A., Dosen Universitas Dhyana Pura

Balijani.id – Tahun 2022 merupakan tahun penuh tantangan setelah pandemi Covid-19. Kita semua harus optimis menghadapi tantangan yang ada di hadapan kita, terlebih di kalangan para pelaku usaha. Dan kita harus menghadapinya dengan penuh keyakinan dan optimisme.

Hal itu disampaikan Dr. I Wayan Ruspendi Junaedi, SE, MA Dosen Universitas Dyana Pura , kepada Balijani.id Minggu (27/6/2022).

“ Kita semua harus optimis, bahwa rintangan-rintangan tersebut bisa kita atasi. Segala ujian, tantangan dan hambatan, khususnya kita pelaku usaha, harus dihadapi dengan optimisme. Dan saya meyakini, Puji Tuhan , kita akan mampu menghadapinya, dan pada gilirannya bisa memberi kontribusi bagi bangsa dan negara,” kata Dr. Rupendi

Dr. Ruspendi mengungkapkan, Covid-19 membawa dampak serius bagi sosial, ekonomi maupun politik, namun sebagai pengusaha, yang memiliki komitmen kuat, khususnya untuk program Indonesia Terang, semua program strategis yang telah dicanangkan, tetap akan terus berprogres.

“ Covid 19 tentunya berdampak serius bagi sosial, ekonomi, dan politik kita yang tentunya turut kami rasakan. Akan tetapi kami tetap gapai progress atas program kami dengan segala keterbatasan dan penerapan protokol kesehatan. Program Indonesia Terang yang kami kelola harus terus berproses untuk masyarakat Indonesia dari Aceh sampai Papua,” ungkap Dr.Rupendi yang tetap rendah hati ini.

Lanjut Dr. Ruspendi , paradigma ekonomi korelasinya setelah pandemi Covid 19 harus dilihat secara komprehensif, dan kita tidak boleh fokus pada keterpurukan semata, melainkan harus bangkit dan berbuat dari apa yang dapat kita perbuat.

“Syukurlah, selama Covid melanda dunia termasuk Indonesia kami terus berproses untuk progress program “ Indonesia Terang “, disamping membina sejumlah UMKM, kelompok masyarakat, dan mengelola unit usaha seperti makanan siap saji untuk menata perekonomian diri dan masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah,” ujarnya.

Meski demikian, pandemi Covid-19 bukan merupakan akhir dari perjalanan bisnis seseorang. Setiap pelaku usaha dituntut untuk melakukan adaptasi dan inovasi agar bisa menghadapi tantangan dan mempertahankan eksistensi perusahaan.

“ Pemilik Caffe Evlogia kerap melakukan inovasi sebagai upaya mempertahankan eksistensi dan pengembangan perusahaan. Salah satu diantaranya adalah dengan menjalin sejumlah kerjasama luar negeri setiap negara-negara yang Saya kunjungi seperti Jerman, Singapura, India, Malaysia, Austria, Belanda, Italia, Swis, Polandia, Belgia dan lain-lain. Dalam negeri sendiri kerjasama itu juga kerap kami lakukan dalam berbagai segmentasi kehidupan seperti ranah pendidikan, kesehatan, sosial, dan bahkan politik,” paparnya.

“ Yang sangat penting menurut Saya adalah penguasaan kita terhadap teknologi, ditengah-tengah arus globalisasi dan komunikasi yang tidak terbendung kita harus mapan tentunya. Selanjutnya kepastian hukum, persaingan usaha yang sehat, dan demokratisasi yang relevan,” tambahnya.

Dr. Ruspendi berpandangan, dunia usaha telah membuka perspektif dan memiliki arti penting dalam upaya memberi ruang kesejahteraan bagi rakyat, yang belum memiliki peluang untuk berusaha

Dalam upaya mengimplementasikan program-program strategis untuk kesejahteraaan rakyat, Dr.Ruspendi
dengan dukungan sejumlah tokoh dan masyarakat akar rumput, bersama untuk bangkit setelah adanya pandemi Covid- 19.

“ Pada tataran ini Saya kerap berusaha untuk berbagi kesejahteraan dengan mereka, setelah Saya berbagi, Saya merasa kian hari kian banyak yang harus Saya beri, di sini Saya tentunya memiliki keterbatasan pasti. Oleh karena itu, setelah berkeliling banyak daerah di nusantara, masih banyak rakyat yang belum sejahtera secara ekonomi, dan karena dorongan masyarakat grass root bersama teman akademisi untuk bangkit dan menumbuhkembangkan kesejahteraan itu Saya lakukan melalui sistem, tentunya dapat menyentuh semua lapisan kehidupan masyarakat dari Sabang sampai Merauke,” terangnya.

“Kelahiran PINTER adalah buah kesadaran kolektif agar kita bisa berbuat lebih komprehensif bagi masyarakat Indonesia dari berbagai sisi baik ekonomi, hukum, sosial, budaya, politik, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan demokrasi , sehingga tujuan kesejahteraan dapat dirasakan secara besar-besaran oleh seluruh rakyat Indonesia,” tuturnya.

Sebut Dr. Ruspendi , sebagai anak bangsa yang peduli terhadap masa depan bangsa dan negara, membentuk terobosan akademisi bukan semata-mata untuk mengejar kekuasaan, namun lebih kepada sebuah pengabdian bagaimana mengawal perjalanan bangsa ini ke depan.

Penulis/editor : Nyoman Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *