Advertisement
Kirim Opini Balijani
✍️ Kirim Opini ke Redaksi
Sampaikan pandangan, ulasan, atau kritik membangun Anda.

Gubernur Koster Sambut Baik Pembayaran Qris di TMD, Minta BI Bali Tangani Inflasi dengan Distribusi Beras Petani Bali

Balijani.id, 8 Agu 2025, 09:09 WIB
Gubernur Koster dukung Qris di Trans Metro Dewata
Foto: Gubernur Bali dan BI Bali bahas program Qris dan inflasi (06/08)

Gubernur Koster Sambut Baik Pembayaran Qris di TMD

Denpasar, Balijani.id ~ Gubernur Bali, Wayan Koster menyambut baik program Bank Indonesia tentang perluasan akseptasi digitalisasi pembayaran non tunai menggunakan Qris di Trans Metro Dewata (TMD).

Di hadapan Gubernur Wayan Koster, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja pada Rabu, (Buda Keliwon, Ugu) 6 Agustus 2025 di Jayasabha juga melaporkan bahwa penggunaan Qris di Trans Metro Dewata akan mulai di launching tanggal 14 Agustus 2025. Untuk itu, Bank Indonesia memohon dukungan kehadapan Gubernur Bali, Wayan Koster, karena program ini selama dua bulan akan memberikan diskon harga tiket Rp 1.000 kepada masyarakat Bali pengguna Trans Metro Dewata, yang semula harga tiketnya mencapai Rp 4.400.

Selain melaporkan program Qris, Bank Indonesia Perwakilan Bali juga memohon dukungan untuk mewujudkan Landmark Cinta Bangga Paham Rupiah di Bajra Sandhi, Renon, dimana program ini akan mulai dilaksanakan pada bulan September 2025 dengan tujuan untuk meningkatkan awareness krama Bali terhadap Rupiah yang telah menjadi simbol kedaulatan Negara Republik Indonesia.

Diakhir pertemuannya, Gubernur Bali, Wayan Koster menitipkan pesan kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja agar terus bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali menangani inflasi, dengan melakukan program pemberian sembako atau beras per bulannya kepada masyarakat kurang mampu di Bali.

“Dulu ada program operasi pasar murah untuk menangani inflasi, sekarang pola itu harus kita ubah dengan menyentuh langsung bantuan beras ke masyarakat kurang mampu atau yang mengalami daya beli rendah di Bali secara by name, by addres,”

pesan Gubernur Bali yang langsung disambut positif oleh Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali, Erwin S.

Dari mana berasnya? Kata Gubernur Bali, Wayan Koster bahwa berasnya bersumber dari Bumdes atau Koperasi yang mengelola beras lokal Bali dari hasil produksi para petani di Bali.

“Dalam pelaksanaan program penanganan inflasi ini juga kita mengajak Bulog dan Kepala Desa agar bantuan beras yang diberikan ke masyarakat kurang mampu tepat sasaran,”

tegasnya.

Sumber referensi:
QRIS – Bank Indonesia
Badan Pusat Statistik – Inflasi

Gubernur Bali dukung Qris, Trans Metro Dewata digitalisasi pembayaran, Bank Indonesia Bali, Wayan Koster, inflasi Bali, beras lokal petani Bali, sembako Bali, subsidi transportasi Bali, digitalisasi sistem pembayaran, distribusi beras Bali
Klarifikasi Ketua DKM Masjid Haji Ahmad Suanna soal isu kepemilikan dan pengelolaan mesjid | info selengkapnya di balijani.id

Kredit Editorial

  • Editor: Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru