Badung, Balijani.id ~ Pemerintah Desa Jelijih Punggang, Kecamatan Pupuan, Tabanan, yang akrab dijuluki “Jepang,” menggelar kunjungan orientasi lapangan ke Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abian Semal, Kabupaten Badung, pada Jumat (20/12/2024). Kegiatan ini diikuti oleh peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema Pengelolaan Website Desa, Literasi Media, dan Penguatan Lembaga Kemasyarakatan Desa.
Rombongan yang dipimpin Perbekel Desa Jelijih Punggang, I Wayan Sudasna, diterima langsung oleh Perbekel Desa Bongkasa Pertiwi, I Nyoman Buda. Dalam sambutannya, Nyoman Buda menjelaskan perjalanan transformasi digital yang telah dilakukan desanya.
“Desa Bongkasa Pertiwi memulai langkah digitalisasi sejak 2023. Dimulai dari komunikasi di grup WhatsApp, kami berinovasi dengan menghadirkan website desa yang dilengkapi berbagai fitur seperti buku tamu digital, absen sidik jari, pelayanan persuratan elektronik, tanda tangan digital, hingga barcode untuk objek wisata desa,” ujar Buda.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan penerapan aplikasi tata kelola pemerintahan berbasis digital pada tahun 2025.
“Langkah ini diharapkan semakin memperkuat layanan dan transparansi kepada masyarakat,” tambahnya.
Selain menjadi pionir Desa Digital, Bongkasa Pertiwi juga telah meraih berbagai penghargaan bergengsi. Di antaranya, Juara I Program Kampung KB Berkualitas Tingkat Provinsi Bali, Juara I Nasional Program Kampung Iklim Proklim Lestari, dan Juara IV Mangupura Award. Desa ini juga telah dikukuhkan sebagai Desa Wisata sejak 2010 oleh Pemerintah Kabupaten Badung.
Peserta dari Desa Jelijih Punggang menyimak dengan antusias setiap pemaparan.
“Kami sangat terinspirasi oleh inovasi yang dilakukan Desa Bongkasa Pertiwi. Ini menjadi referensi bagi kami untuk meningkatkan layanan digital di desa kami,” kata I Wayan Sudasna.
Sebelum kunjungan lapangan, peserta telah mengikuti Bimtek yang berlangsung selama dua hari, pada 17-18 Desember. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan website desa, literasi media mainstream, media sosial, hingga penguatan tugas dan fungsi lembaga desa.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber berkompeten seperti Drs. I Wayan Muliana dari Diskominfo Tabanan, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Tabanan, Drs. I Wayan Ariasa, serta Suherman dari PSM BPPMDDTT Denpasar.
Ketua SMSI Kabupaten Tabanan, I Wayan Ariasa, menyatakan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat pelayanan dan komunikasi dengan masyarakat.
“Digitalisasi bukan hanya tren, tetapi kebutuhan bagi desa-desa untuk lebih responsif dan transparan,” katanya.
Selama kunjungan ke Bongkasa Pertiwi, rombongan didampingi oleh Perbekel I Wayan Sudasna, Kasi PMD Kecamatan Pupuan I Wayan Gustawa, dan Ketua SMSI Kabupaten Tabanan I Wayan Ariasa. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kapasitas digital Desa Jelijih Punggang dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakatnya.
[ Editor : Sarjana ]








