BULELENG, Balijani.id | Regenerasi petani menjadi tantangan serius dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Mengatasi hal tersebut, Kabupaten Buleleng mengambil langkah inovatif dengan mengenalkan dunia pertanian modern kepada generasi muda sejak dini melalui lingkungan sekolah.
Komitmen ini dibuktikan melalui raihan penghargaan Program Desa Pangan dan Swasembada Pangan Berbasis Sekolah. Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi di SDN 3 Banjar Jawa, Singaraja, pada Jumat (7/8/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Wakil Bupati Gede Supriatna, Sekda Buleleng Gede Suyasa, serta jajaran Yayasan Swasembada Pangan Nusantara (YSPN) dan Kementerian Dalam Negeri.
Pertanian Modern Berbasis AI dan Teknologi
Melalui program ini, sekolah tidak hanya menjadi tempat pembelajaran akademik, tetapi juga wadah edukasi pertanian modern. Para siswa diperkenalkan pada:
-
Penggunaan Teknologi: Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam budidaya.
-
Inovasi Pertanian: Penggunaan bibit hibrida unggul.
-
Pendidikan Lingkungan: Pengintegrasian ketahanan pangan berbasis komunitas.
Beberapa sekolah yang menjadi percontohan integrasi program ini antara lain SDN 3 Banjar Jawa, SMPN 1 Singaraja, dan SMKN 3 Singaraja.
Menggerakkan Ekonomi Lokal dan Hadapi Keterbatasan Fiskal
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menyambut positif kolaborasi lintas sektor ini. Selain menjawab krisis regenerasi petani, program ini dinilai mampu menggerakkan potensi ekonomi daerah, termasuk pengembangan UMKM dan komoditas unggulan seperti anggur Banjar.
Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Pemkab Buleleng mendorong sinergi berbagai pihak agar penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), sektor pertanian, pendidikan, serta ekonomi lokal dapat berjalan secara beriringan.
Peninjauan Demplot Padi Varietas Bridantara
Usai penyerahan penghargaan, Wakil Bupati Gede Supriatna bersama Sekda Gede Suyasa mendampingi jajaran YSPN melakukan kunjungan lapangan ke Kecamatan Gerokgak.
Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung demplot (demonstration plot) tanaman padi varietas Bridantara guna melihat performa hasil panen sekaligus kesiapan penerapan teknologi pertanian modern di wilayah setempat.
Melalui langkah konkret dari bangku sekolah hingga lahan pertanian, Buleleng membuktikan kesiapannya membangun mata rantai regenerasi petani modern agar sektor pertanian tetap sustain di tengah perubahan zaman.
[ Editor : Sarjana ]













