News  

Harkopnas ke-79: Menkop Tegaskan Komitmen Prabowo Kembalikan Koperasi ke Amanat Pasal 33 UUD 1945

Balijani.id, 13 Jul 2026, 04:06 WIB
Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Wamenkop Farida Farichah saat bersilaturahmi dengan keluarga besar Bung Hatta di Menteng dalam rangka Harkopnas ke-79

JAKARTA, Balijani.id | Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 menjadi momentum penting bagi Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono untuk menegaskan kembali arah pembangunan ekonomi Indonesia yang berpijak pada semangat Bung Hatta.

Didampingi Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Menkop melakukan kunjungan kehormatan ke kediaman Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia di Jalan Diponegoro No. 57, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/7/2026).

Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan simbol komitmen kuat pemerintah dalam menghidupkan kembali nilai-nilai koperasi sebagai fondasi utama ekonomi kerakyatan sebagaimana dicita-citakan Bung Hatta. Rombongan disambut langsung oleh keluarga Bung Hatta, di antaranya Meutia Hatta, Prof. Sri Edi Swasono, Gemala Hatta, Halida Hatta, serta akademisi Rocky Gerung.

Dalam kesempatan tersebut, Ferry Juliantono menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen mengembalikan orientasi sistem ekonomi nasional agar tidak semakin bergeser ke arah liberalisme dan kapitalisme. Pemerintah ingin ekonomi nasional kembali berpijak pada amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

Menurut Ferry, koperasi harus ditempatkan kembali sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional sekaligus instrumen pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin mengembalikan praktik ekonomi Indonesia sesuai amanat konstitusi, yakni menjadikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional,” ujar Ferry.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Ia menjelaskan, Kementerian Koperasi bersama Dewan Koperasi Nasional (Dekopin), pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan terus bersinergi. Salah satu langkah konkret yang sedang dipacu adalah percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Program ini dinilai strategis dalam memperkuat ekonomi berbasis masyarakat hingga tingkat desa sekaligus memperluas akses pemberdayaan rakyat.

Ferry menambahkan, momentum Harkopnas ke-79 menjadi pengingat bahwa koperasi adalah sistem ekonomi yang paling sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan konstitusi Indonesia. Meski tantangan di depan tidak ringan, ia optimistis gerakan koperasi akan bangkit dengan dukungan seluruh elemen bangsa.

“Kami membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk keluarga Bung Hatta, agar pemikiran besar beliau dapat diterjemahkan menjadi kebijakan nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” imbuhnya.

Apresiasi dan Dukungan Keluarga Besar Bung Hatta

Menanggapi hal tersebut, Meutia Hatta menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah terhadap warisan pemikiran Bung Hatta. Ia berharap kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah menempatkan Bung Hatta sebagai inspirasi utama gerakan koperasi nasional.

“Kami berharap perjalanan koperasi yang selama ini penuh tantangan dapat benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia,” kata Meutia.

Meutia juga menyatakan dukungannya terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dinilai sejalan dengan konsep ekonomi gotong royong milik Bung Hatta. Menurutnya, pengalaman hidup Bung Hatta yang dekat dengan penderitaan rakyat menjadi fondasi lahirnya koperasi sebagai alat perjuangan ekonomi yang berkeadilan.

Senada dengan Meutia, Prof. Sri Edi Swasono turut mengapresiasi langkah Kementerian Koperasi dalam membumikan kembali gerakan koperasi melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, seperti kegiatan Fun Run dan Car Free Day yang menjadi bagian dari rangkaian Harkopnas ke-79.

“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk mempopulerkan kembali koperasi kepada masyarakat luas. Kami merasa terhormat atas perhatian Menteri Koperasi terhadap rumah Bung Hatta dan warisan pemikirannya,” tutur Prof. Sri Edi.

Melalui semangat Harkopnas ke-79 ini, pemerintah berharap koperasi dapat kembali bertransformasi menjadi kekuatan utama dalam membangun ekonomi nasional yang mandiri, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

[ Editor : Sarjana ]

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru