News  

Bulan Bung Karno: Bukti Kekuatan PDI Perjuangan Selalu Bersumber dan Kembali untuk Rakyat

Balijani.id, 29 Jun 2026, 01:37 WIB
Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster saat memaparkan laporan kesuksesan 16 kegiatan Bulan Bung Karno 2026 di hadapan Megawati Soekarnoputri di Sanur Denpasar

Denpasar, Balijani.id | Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, secara resmi menyampaikan laporan pelaksanaan rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno Tahun 2026 di hadapan Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri.

Acara yang berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026 ini digelar di Bali Beach Convention Center, The Meru, Sanur, Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut, Wayan Koster turut didampingi oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Prananda Prabowo, serta Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

Wayan Koster memaparkan bahwa seluruh rangkaian perayaan yang berlangsung sejak Maret hingga Juni 2026 ini merupakan implementasi nyata dari tema “Setialah Kepada Sumbermu”. Setiap kegiatan dirancang bukan sekadar sebagai seremoni atau perlombaan, melainkan sebagai ruang pendidikan ideologi, pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, penguatan ekonomi kerakyatan, serta wujud pengabdian kepada rakyat.

“Seluruh kegiatan Bulan Bung Karno menjadi bukti nyata bahwa kekuatan PDI Perjuangan akan selalu bersumber dari rakyat dan kembali untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat,” tegas Gubernur Bali dua periode asal Sembiran, Buleleng tersebut.

Kesuksesan 16 Kegiatan Ideologi Trisakti Bung Karno di Bali

Berikut adalah rincian 16 kegiatan yang sukses diselenggarakan oleh DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali sepanjang rangkaian Bulan Bung Karno 2026:

  1. Liga Kampung Soekarno Cup III Tahun 2026

  2. Utsawa Widyatarka Susastra Bali

  3. Lomba Cerdas Cermat Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru

    • Waktu & Tempat: Audisi 12–13 Mei 2026, Final 9 Juni 2026 | Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Bali.

    • Peserta & Penonton: 18 regu SMA/SMK dan 18 regu Perguruan Tinggi se-Bali | ±1.000 penonton.

    • Fokus: Mendorong generasi muda memahami arah pembangunan strategis dan masa depan daerah Bali.

  4. Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali

    • Waktu & Tempat: 14–30 Mei 2026 | Seluruh kota/kabupaten se-Bali.

    • Peserta & Penonton: 57 tim lansia (usia 50 tahun ke atas, total 520 personel) | ±1.000 penonton.

    • Fokus: Wujud nyata kepedulian partai terhadap kesehatan, kebugaran, dan kualitas hidup para lansia.

  5. Lomba Mixology Arak Bali

    • Waktu & Tempat: Audisi 18–19 Mei 2026, Final 14 Juni 2026 | Nirmala Hotel & Convention Center, Denpasar.

    • Peserta & Penonton: 88 peserta audisi, 18 finalis (Siswa SMA/SMK, LPK, dan Mahasiswa) | ±500 penonton.

    • Fokus: Mengembangkan Arak Bali sebagai produk unggulan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

  6. Lomba Barista Kopi Bali

    • Waktu & Tempat: Audisi 20–21 Mei 2026, Final 15 Juni 2026 | Nirmala Hotel & Convention Center, Denpasar.

    • Peserta & Penonton: 60 peserta audisi, 18 finalis | ±500 penonton.

    • Fokus: Pengembangan kompetensi generasi muda sekaligus mempromosikan produk kopi Bali unggulan (Kintamani, Pupuan, dan Banyuatis) yang telah meraih Indikasi Geografis atas arahan Megawati Soekarnoputri.

  7. Gerakan Merawat Pertiwi

    • Waktu: 23 Mei 2026 (Serentak di seluruh Bali).

    • Peserta: ±10.000 orang (Pelajar, mahasiswa, petani, nelayan, komunitas lingkungan, masyarakat, dan kader partai).

    • Fokus: Implementasi politik hijau PDI Perjuangan melalui penghijauan, konservasi, dan pelestarian lingkungan hidup.

  8. Sosialisasi Sertifikasi Kekayaan Intelektual

    • Waktu & Tempat: 24 Mei 2026 | Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali.

    • Peserta: ±500 peserta (UMKM, pelaku ekonomi kreatif, seniman, akademisi, dan pelajar).

    • Fokus: Memperkuat perlindungan hukum atas karya asli, hak cipta, dan inovasi masyarakat Bali.

  9. Upacara Hari Lahir Pancasila

    • Waktu & Tempat: 1 Juni 2026 | Serentak di seluruh kantor DPC PDI Perjuangan se-Bali.

    • Peserta: Pengurus partai, anggota fraksi, PAC, kader, dan simpatisan.

    • Fokus: Memperkokoh komitmen ideologis terhadap Pancasila sebagai jiwa dan dasar perjuangan partai.

  10. Perayaan 125 Tahun Kelahiran Bung Karno “Satyam Eva Jayate”

    • Waktu & Tempat: 6 Juni 2026 | Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar.

    • Peserta: 1.300 orang (Kader, pelajar, mahasiswa, komunitas seni, dan masyarakat umum).

    • Fokus: Menegaskan komitmen menjaga api perjuangan Bung Karno, membumikan Trisakti, serta berfokus pada nation and character building.

  11. Lomba Bapang Barong Ketet dan Mekendang Tunggal

    • Waktu & Tempat: 6 Juni 2026 | Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar.

    • Peserta & Penonton: Perwakilan terbaik dari kota/kabupaten se-Bali | ±1.000 penonton.

    • Fokus: Pelestarian seni budaya tradisional Bali sekaligus wadah pembinaan generasi muda di bidang seni pertunjukan.

  12. Lomba Fashion Show Bulan Bung Karno

    • Waktu & Tempat: 12 Juni 2026 | Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre, Denpasar.

    • Tema & Peserta: “Menganyam Cita dalam Taman Sarinya Indonesia” | 72 peserta (4 kategori: Pakaian formal, casual logo banteng, casual non-logo, dan pakaian adat) | ±500 penonton.

    • Fokus: Mendorong kreativitas industri mode berbasis Tenun Ikat Bali sebagai identitas budaya daerah.

  13. Lomba Desain Kreatif Motif Endek Bali

    • Waktu: Penilaian karya pada 13 Juni 2026.

    • Peserta: Pelajar, mahasiswa, perajin, dan masyarakat kreatif (Total 81 desain kategori motif bebas dan motif banteng).

    • Fokus: Mengembangkan Endek Bali sebagai penggerak ekonomi masyarakat sejalan dengan kebijakan penggunaan busana Endek setiap hari Selasa.

  14. Lomba Baca Puisi

    • Waktu & Tempat: 20–21 Juni 2026 | Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.

    • Peserta & Penonton: 54 orang (Pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum) | ±500 penonton.

    • Fokus: Menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sastra, sejarah perjuangan bangsa, dan nilai-nilai kebangsaan.

  15. Lomba Karya Tulis Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru (2025–2125)

    • Waktu & Tempat: 23 Maret – 23 Juni 2026 | Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.

    • Peserta: 453 tim (Total 1.812 orang dari kalangan pelajar, akademisi, profesional, hingga perangkat desa).

    • Fokus: Menghimpun gagasan strategis, visioner, dan solutif demi masa depan pembangunan berkelanjutan di Bali.

  16. Lomba Konten Kreatif “Bali Bersih Sampah”

    • Waktu: Pengumpulan karya 12–21 Juni 2026, Penilaian 22 Juni 2026 | Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.

    • Peserta: 82 tim/perorangan (Pelajar, mahasiswa, komunitas muda, dan masyarakat umum).

    • Fokus: Membangun kesadaran dan kepedulian lingkungan hidup secara digital melalui media kreatif.

Implementasi Nyata Ideologi Trisakti

Wayan Koster menegaskan bahwa benang merah dari ke-16 kegiatan tersebut merupakan wujud implementasi konkret dari tiga pilar Trisakti Bung Karno:

Pilar Trisakti Implementasi Kegiatan
Berdaulat dalam Politik Diwujudkan melalui pendidikan ideologi Pancasila, upacara Hari Lahir Pancasila, pendidikan kader, dan penguatan karakter kebangsaan.
Berdikari dalam Ekonomi Diwujudkan lewat pemberdayaan UMKM, industri kreatif, serta promosi produk lokal unggulan (Tenun Endek, Kopi Bali, dan Arak Bali).
Berkepribadian dalam Kebudayaan Diwujudkan melalui pelestarian bahasa, aksara, sastra, seni tradisional Bali, dan penguatan identitas nasional.

Rangkaian agenda ini menjadi penanda kuat bahwa PDI Perjuangan bukan sekadar partai politik elektoral yang bergerak saat pemilu, melainkan partai ideologi, partai pelopor, partai gotong royong, dan rumah perjuangan bagi kaum marhaen.

Di akhir laporannya, Wayan Koster menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Megawati Soekarnoputri atas arahan ideologisnya, serta kepada Prananda Prabowo yang terus konsisten mendorong lahirnya gerakan kreatif dan inovatif yang menyentuh rakyat Bali secara langsung.

“Marilah kita semua menjadikan Bulan Bung Karno bukan sebagai kegiatan tahunan semata, tetapi sebagai gerakan permanen untuk membumikan Pancasila, membela wong cilik, merawat bumi pertiwi, memajukan kebudayaan bangsa, dan mewujudkan Indonesia Raya,” pungkas Koster.

[ Editor: Sarjana ]

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru