GIANYAR, Balijani.id | Semangat persatuan dan kebersamaan terus diperkuat oleh Pasemetonan Pratisentana Shri Nararya Kreshna Kepakisan (SNKK).
Bertempat di Wantilan Pura Dalem Agung Pura Kawitan Shri Nararya Kreshna Kepakisan, Selukat, Desa Keramas, Kabupaten Gianyar, Nayaka (pengurus) SNKK dari berbagai kabupaten/kota di Bali menggelar rapat koordinasi pada Minggu (12/7/2026).
Dalam rapat yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut, seluruh pengurus secara mufakat menyepakati pelaksanaan upacara karya di Pura Kawitan yang dijadwalkan pada Januari 2027 mendatang. Kesepakatan ini menjadi langkah penting setelah pembangunan Dalem Agung Pura Kawitan di Selukat—yang dimulai sejak tahun 2023—kini telah rampung sepenuhnya.
Buah Gotong Royong dan Momentum Spiritual
Ketua Nayaka Pusat Pasemetonan Pratisentana Shri Nararya Kreshna Kepakisan, I Gusti Agung Ngurah Sudarsana, menyampaikan bahwa selesainya pembangunan Pura Kawitan merupakan buah dari semangat gotong royong seluruh semeton SNKK di Bali, serta atas restu dari Ida Bhatara Lelangit.
Menurutnya, pelaksanaan karya pada Januari 2027 akan menjadi momentum krusial untuk menyatukan kembali seluruh pasemetonan dalam ikatan spiritual, kekeluargaan, dan pelestarian warisan leluhur, sesuai dengan visi-misi yang terangkum dalam Panca Semaya Pasemetonan.
“Pembangunan Pura Kawitan merupakan buah dari kebersamaan seluruh pasemetonan. Kini, setelah pembangunan selesai, saatnya kita bersama-sama menyukseskan pelaksanaan karya sebagai wujud bhakti kepada leluhur sekaligus mempererat tali persaudaraan,” ujar I Gusti Agung Ngurah Sudarsana.
Ia juga mengajak seluruh semeton dan warih Ida Bhatara Kawitan Shri Nararya Kreshna Kepakisan untuk ikut ngayah dan berpartisipasi aktif demi kelancaran upacara tersebut.
Melalui pelaksanaan karya ini, diharapkan tidak hanya menjadi ritual keagamaan semata, tetapi juga menjadi momentum berharga untuk memperkuat persaudaraan, menjaga nilai-nilai luhur, serta mempererat persatuan seluruh Pasemetonan Pratisentana Shri Nararya Kreshna Kepakisan, baik yang berada di Bali maupun di luar daerah.
[ Editor : Sarjana ]
Kredit Editorial
- Editor: Nyoman Sarjana













