Amankan Generasi Muda di Dunia Maya, Polda Bali Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Medsos Anak

Balijani.id, 28 Agu 2026, 13:44 WIB
Polda Bali imbau orang tua perketat pengawasan media sosial anak untuk cegah kejahatan siber.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., saat menyampaikan imbauan penting kepada para orang tua terkait pengawasan aktivitas anak di dunia maya.

DENPASAR, Balijani.id — Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengimbau seluruh orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak saat berinteraksi di media sosial. Lingkungan keluarga dinilai menjadi benteng pertahanan utama agar generasi muda tidak terpapar maupun terjerat dampak negatif dunia maya.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., menegaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi digital menghadirkan kemudahan sekaligus ancaman nyata jika tidak diimbangi dengan kontrol sosial yang matang dari orang tua.

“Kami mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar tidak lalai dalam mengawasi anak-anak saat berselancar di media sosial. Kelalaian pengawasan dapat membuka ruang bahaya mulai dari perundungan siber (cyberbullying), paparan konten asusila, penipuan daring, hingga risiko eksploitasi dan kekerasan terhadap anak,” ujar Kombes Pol. Ariasandy.

Ia menambahkan, dampak negatif media sosial dapat merusak mental, pola pikir, hingga masa depan anak jika dibiarkan tanpa bimbingan yang tepat.

Langkah Preventif Orang Tua di Rumah

Guna mengantisipasi ancaman tersebut, Polda Bali membagikan sejumlah langkah preventif yang dapat diterapkan orang tua di rumah:

  • Komunikasi Terbuka: Membangun dialog rutin mengenai batasan, etika, dan potensi bahaya di media sosial.
  • Pembatasan Durasi (Screen Time): Mengatur waktu penggunaan gawai agar anak tetap fokus pada pendidikan serta sosialisasi di dunia nyata.
  • Pengecekan Berkala: Memantau akun media sosial dan aplikasi yang diakses anak secara bijak tanpa mengabaikan privasi dasar mereka.
  • Edukasi Privasi Data: Mengajarkan anak untuk tidak sembarangan membagikan informasi pribadi, foto, maupun lokasi kepada orang yang baru dikenal di internet.

Polda Bali menegaskan komitmennya untuk terus memantau ruang digital melalui patroli siber secara rutin. Namun, peran aktif keluarga tetap menjadi kunci utama dalam melindungi anak dari kejahatan siber.

“Mari kita jaga anak-anak kita bersama. Lindungi mereka dari potensi bahaya di dunia maya demi mewujudkan generasi penerus yang sehat, bijak, dan berkarakter,” tutur Kombes Pol. Ariasandy.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru