Pemkab Klungkung Mulai Relokasi Pedagang Pasar Mentigi Nusa Penida, Targetkan TPS Bebas Debu dan Becek

Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Wabup Tjokorda Gde Surya meninjau kesiapan tempat penampungan sementara TPS pedagang Pasar Mentigi Nusa Penida

KLUNGKUNG, Balijani.id | Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya dan Camat Nusa Penida I Kadek Yoga Kusuma Putra meninjau langsung proses relokasi pedagang serta kesiapan Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Mentigi, Kecamatan Nusa Penida, pada Selasa (18/8/2026).

Bupati Satria menyampaikan bahwa pemindahan pedagang ke TPS telah dilaksanakan secara bertahap sejak 15 Agustus 2026. Pengosongan lahan lama ini dilakukan agar tahap konstruksi fisik pasar dapat segera dimulai.

Untuk memastikan kelancaran proyek infrastruktur perdagangan tersebut, Bupati instruksikan kontraktor pelaksana, PT Pandu Jaya Karya, segera menentukan dewasa ayu (hari baik) untuk perataan lahan dan peletakan batu pertama (groundbreaking).

Instruksi Perabatan Beton Ringan untuk Kenyamanan TPS

Selain penataan area proyek, Bupati Satria memberikan penekanan khusus pada tingkat kenyamanan para pedagang di tempat penampungan sementara.

“Kami meminta kontraktor segera menentukan hari baik peletakan batu pertama. Mengenai kenyamanan di penampungan sementara, saya instruksikan untuk dilakukan perabatan beton ringan. Ini penting agar saat kemarau tidak berdebu dan saat hujan tidak becek, mengingat proses relokasi ini berlangsung cukup lama hingga pembangunan selesai,” tegas Bupati Satria.

Rincian Anggaran dan Tahapan Pembangunan Pasar Mentigi

Revitalisasi Pasar Mentigi merupakan program strategis Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Klungkung guna memperkuat sarana ekonomi warga sekaligus menunjang pariwisata Nusa Penida.

Pembangunan pasar ini dirancang dalam dua tahap dengan total anggaran mendekati Rp98 miliar:

  • Tahap I (2026): Alokasi anggaran sekitar Rp45,6 miliar dengan masa pelaksanaan 180 hari kalender.

  • Tahap II (2027): Rencana alokasi anggaran sekitar Rp52 miliar.

Proyek fisik dikerjakan oleh PT Pandu Jaya Karya dengan CV Jaya Desain sebagai konsultan pengawas. Pemkab Klungkung berharap dukungan penuh dari pedagang dan masyarakat Nusa Penida selama masa transisi demi mewujudkan fasilitas pasar modern yang bersih, representatif, dan nyaman.

[ Editor : Sarjana ]

Salam Mahottama

Tinggalkan Balasan