KLUNGKUNG, Balijani.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) strategis untuk mempercepat perwujudan Nusa Penida sebagai pulau hijau (Green Island).
Kerja sama ini melibatkan PT Riline Velocity Express (RVE) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dengan fokus pada sinergi pembangunan daerah melalui pengembangan Green Mobility Ecosystem, percepatan kendaraan bermotor listrik, serta penguatan layanan jasa keuangan perbankan.
Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Direktur PT Riline Velocity Express, Raymond Wibisono Djukardi, dan perwakilan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Area Denpasar, Hero Priantoro, di Lapangan Umum Sampalan, Kecamatan Nusa Penida, Selasa (14/7).
Komitmen Menuju Nusa Penida 100% Energi Terbarukan
Dalam sambutannya, Bupati Made Satria menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membangun komitmen nyata ini. Visi Green Island ini dinilai bukan sekadar menjaga keindahan alam, melainkan membangun keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Visi ini sejalan dengan Peta Jalan Nusa Penida 100% Energi Terbarukan, yang menargetkan pemanfaatan energi bersih secara penuh pada tahun 2030. Langkahnya meliputi pengembangan pembangkit energi terbarukan, sistem penyimpanan energi, serta penghentian penggunaan pembangkit berbahan bakar diesel secara bertahap,” ujar Bupati Satria.
Untuk mendukung target besar tersebut, Pemkab Klungkung akan mendorong berbagai program strategis yang saling terintegrasi, antara lain:
-
Akselerasi penggunaan kendaraan listrik dan infrastruktur pendukungnya.
-
Pengelolaan sampah terpadu menuju ekonomi sirkuler.
-
Digitalisasi pelayanan publik dan peningkatan investasi hijau.
-
Penguatan ekonomi masyarakat berbasis keberlanjutan.
Bupati Satria juga menekankan agar kerja sama ini tidak berhenti sebagai dokumen administratif di atas kertas saja, melainkan harus diwujudkan lewat aksi nyata di lapangan.
“Mari kita jadikan Nusa Penida ini sebagai contoh bahwa pembangunan ekonomi, pariwisata, dan pelestarian lingkungan dapat berjalan secara harmonis. Dari pulau kecil di selatan Bali ini, kita berharap lahir inspirasi besar bagi Indonesia dalam transisi menuju energi bersih,” harapnya.
Pelopor ‘Green Mobility Tourism’ Pertama di Indonesia
Pada kesempatan yang sama, Direktur PT Riline Velocity Express, Raymond Wibisono, menjelaskan bahwa Green Mobility Ecosystem merupakan sistem transportasi terintegrasi berbasis kendaraan listrik yang mencakup penyediaan armada EV (Electric Vehicle), infrastruktur pengisian daya, platform digital, pelatihan pengemudi, hingga layanan mobilitas pariwisata.
Melalui kemitraan ini, Nusa Penida dibidik untuk menjadi pulau wisata dengan ekosistem transportasi listrik terintegrasi pertama di Indonesia sekaligus pelopor Green Mobility Tourism. Kerja sama ini juga diproyeksikan mampu membuka lapangan kerja baru, baik langsung maupun tidak langsung, bagi masyarakat lokal Klungkung melalui pengembangan SDM.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Klungkung yang telah memberikan kepercayaan ini. Semoga melalui kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif dalam mewujudkan pariwisata Nusa Penida yang lebih maju, berkualitas, dan ramah lingkungan,” pungkas Raymond.
[ Editor : Sarjana ]
Kredit Editorial
- Editor: Nyoman Sarjana













