Hebat! Dua Pelajar Asal Badung dan Karangasem Wakili Bali ke Paskibraka Nasional

Balijani.id, 14 Jul 2026, 03:27 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan wejangan dan dana pembekalan kepada dua pelajar perwakilan Paskibraka Nasional asal Bali di Jayasabha

Gubernur Koster Fasilitasi Keluarga untuk Dampingi Kedua Pelajar ke Jakarta

Denpasar, Balijani.id | Provinsi Bali patut berbangga. Dua pelajar terbaiknya sukses lolos dalam seleksi ketat dan terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional.

Kedua putra-putri daerah ini diterima langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam sesi audiensi di Jayasabha, Denpasar, pada Senin (13/7).

Didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol) Provinsi Bali, I Gede Suralaga, serta orang tua masing-masing, kedua pelajar tersebut mendapat wejangan langsung dari orang nomor satu di Bali sebelum bertolak ke pusat pelatihan.

Adapun dua wakil terbaik Bali yang akan berlaga di tingkat nasional tersebut adalah:

  • I Made Dwi Sathya Kurniawan (16), siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara, Kabupaten Badung.

  • Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani (16), siswi SMA Negeri 1 Kubu, Kabupaten Karangasem.

Seleksi Ketat dan Kompetitif

Perjalanan kedua pelajar ini untuk menembus level nasional terbilang tidak mudah. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bali mengirimkan enam perwakilan terbaik—terdiri dari tiga putra dan tiga putri—untuk mengikuti proses seleksi di tingkat pusat. Melalui penyaringan yang sangat kompetitif, Made Dwi Sathya dan Komang Gayatri akhirnya terpilih sebagai sepasang utusan utama dari Pulau Dewata.

Selanjutnya, mereka dijadwalkan bertolak ke Depok untuk menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan intensif selama 40 hari. Pelatihan ini merupakan persiapan krusial sebelum mereka mengemban tugas negara pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Wayan Koster menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga nama baik daerah.

“Tunjukkan kemampuan terbaik dan jadilah kebanggaan Bali. Jaga disiplin, integritas, serta laksanakan tugas negara ini dengan penuh tanggung jawab sehingga mampu mengharumkan nama Bali di kancah nasional,” pesan Gubernur Koster.

Fasilitasi Penuh untuk Keluarga

Sebagai wujud apresiasi dan dukungan nyata, Pemerintah Provinsi Bali memberikan bantuan dana pembekalan bagi kedua siswa selama menjalani masa karantina. Tidak hanya itu, Pemprov Bali juga berkomitmen memfasilitasi seluruh biaya keberangkatan hingga akomodasi bagi pihak keluarga yang akan mendampingi mereka ke Jakarta.

Gubernur Koster secara khusus memberikan perhatian emosional kepada ibunda Ni Komang Gayatri, Ni Wayan Sudiarsani, yang selama ini membesarkan putrinya seorang diri setelah sang suami berpulang.

Gubernur meminta agar sang ibu tidak pergi sendirian ke Jakarta, melainkan didampingi oleh anggota keluarga lainnya agar merasa lebih aman dan nyaman. Seluruh biaya perjalanan serta penginapan untuk pendamping tambahan tersebut dipastikan sepenuhnya ditanggung oleh Pemprov Bali. Selain fasilitas kedinasan, Gubernur Koster secara pribadi juga memberikan uang saku tambahan kepada kedua siswa sebagai bekal penyemangat.

Keberhasilan Made Dwi Sathya dan Komang Gayatri menjadi bukti nyata bahwa kombinasi kerja keras, kedisiplinan, serta pembinaan yang terstruktur mampu mengantarkan generasi muda Bali ke gerbang prestasi nasional. Momentum ini diharapkan mampu melecut motivasi pemuda-pemudi lain di Bali untuk terus mengukir prestasi dan mendedikasikan diri bagi bangsa dan negara.

[ Editor : Sarjana ]

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru