Buleleng, Balijani.id| Komitmen membentengi generasi muda dari ancaman narkotika kian diperkuat. Badan Narkotika Nasional Kabupaten Buleleng bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng resmi meluncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN), Rabu (22/4/2026).
Launching yang digelar di SMP Negeri 3 Banjar ini dihadiri kepala SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Buleleng, koordinator pengawas, serta sejumlah pemangku kepentingan pendidikan. Momentum ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan sekolah.Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, menegaskan bahwa integrasi kurikulum anti narkoba merupakan langkah strategis untuk membangun benteng karakter sejak dini.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan kesadaran dan ketahanan diri siswa terhadap bahaya narkoba.
Sementara itu, Kepala BNNK Buleleng, Komang Yudha Murdianto, menekankan bahwa sekolah memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan. Melalui program ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba), kurikulum terintegrasi ini diharapkan mampu membekali siswa dengan pemahaman komprehensif serta keberanian menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat, dimulai dari pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Lagu Anti Narkoba, sambutan para pejabat, pemaparan materi, hingga prosesi penandatanganan PKS dan simbolis launching IKAN melalui pemukulan gong.
Dengan diluncurkannya IKAN, seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Buleleng diharapkan mampu mengimplementasikan pendidikan anti narkoba secara berkelanjutan. Output yang dituju adalah lahirnya Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) berbasis P4GN, yang menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan sekolah bersih dari narkoba.
Sinergi antara BNNK dan Disdikpora ini menjadi langkah nyata dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan bebas dari narkoba.
[ Editor : Sarjana ]













