Roadshow Komunikasi Desa Presisi Berlanjut, Operator SID Baturiti Antusias Tingkatkan Publikasi Desa

Kelompok Ahli Bidang Komunikasi Tabanan I Wayan Ariasa memberikan materi workshop kepada operator SID di Kantor Camat Baturiti.

Tabanan, Balijani.id | Kelompok Ahli Bidang Komunikasi Pemerintah Kabupaten Tabanan, I Wayan Ariasa, kembali melanjutkan Roadshow Dengar Pendapat dan Workshop Mini Komunikasi serta Publikasi Berbasis Data Desa Presisi. Setelah menyasar Kecamatan Selemadeg Barat, Selemadeg, dan Kerambitan, kegiatan kali ini berlangsung di Kecamatan Baturiti, Senin (8/6).

Bertempat di Aula Rapat Kantor Camat Baturiti, kegiatan dibuka oleh Sekretaris Camat Baturiti, I Made Yoga Mahendra, dan diikuti 12 operator Sistem Informasi Desa (SID) dari 12 desa se-Kecamatan Baturiti.

Dalam setiap roadshow, I Wayan Ariasa turut didampingi perwakilan Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Bali-Nusa Tenggara, Kementerian Lingkungan Hidup, yang memberikan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah berbasis sumber sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan di tingkat desa.

Pada kesempatan tersebut, Ariasa menyampaikan materi bertajuk “Integrasi SID, Website Desa, dan Media Sosial Desa”. Menurutnya, di era digital saat ini pembangunan desa tidak cukup hanya dilaksanakan, namun juga harus dipublikasikan secara baik dan berkelanjutan.

“Masyarakat berhak mengetahui program, kegiatan, serta capaian pembangunan yang dilakukan pemerintah desa. Karena itu, SID, website desa, dan media sosial harus terintegrasi dalam satu ekosistem informasi desa,” jelas Ariasa.

Ia menegaskan, data yang tersimpan dalam SID merupakan sumber informasi utama yang valid dan akurat. Selanjutnya, website desa berfungsi sebagai pusat publikasi resmi, sementara media sosial menjadi sarana efektif untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat secara cepat dan luas. Melalui integrasi tersebut, pemerintah desa diharapkan mampu menghadirkan informasi yang transparan, akuntabel, serta mudah diakses oleh masyarakat.

Kegiatan yang dikemas dengan metode pemaparan materi dan praktik langsung mendapat apresiasi dari para peserta. I Made Narka, operator SID Desa Luwus, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam pengelolaan website desa.

Hal senada disampaikan I Gusti Ngurah Kartika dari Desa Perean Tengah. Menurutnya, praktik langsung yang diberikan membuat peserta lebih memahami teknik penulisan dan publikasi berita desa.

“Program ini sangat bermanfaat. Selain menambah pemahaman, kami juga semakin termotivasi dan bersemangat untuk aktif menulis serta mempublikasikan berbagai kegiatan pembangunan di website desa masing-masing,” ujarnya.

Melalui roadshow ini, Ariasa berharap kapasitas operator SID semakin meningkat sehingga publikasi pembangunan desa dapat dilakukan secara profesional, terintegrasi, dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.

[ Editor : Sarjana ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *