News  

SMKN 1 Kubutambahan Gandeng Lifeguard Prancis: Cetak Tenaga Kerja Berstandar Global Lewat Pelatihan CPR & First Aid

SMKN 1 Kubutambahan Gandeng Lifeguard Prancis: Cetak Tenaga Kerja Berstandar Global Lewat Pelatihan CPR & First Aid

Buleleng, Balijani.id| Menjawab tantangan industri pariwisata internasional yang kian kompetitif, Kelas Industri HITS SMK Negeri 1 Kubutambahan mengambil langkah progresif. Melalui kolaborasi strategis dengan Lifeguard Academy, sekolah ini menggelar pelatihan intensif First Aid dan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) bagi para siswanya pada Jumat (15/05).

Di bawah bimbingan teknis tim guru pembina yang terdiri dari Gede Eka Kusuma Abdi, S.Pd., I Gusti Bagus Sumarta, S.Pd., M.Pd., dan I Kadek Wihendra Dinata, S.Pd., para siswa ditempa untuk menguasai protokol penyelamatan nyawa dengan presisi tinggi. Pelatihan ini bukan sekadar simulasi rutin, melainkan upaya standarisasi kompetensi sesuai kebutuhan industri global.Edukasi Kritis: Menaklukkan Jendela Waktu EmasPelatihan ini membedah dua kompetensi vital yang menjadi parameter profesionalisme di lapangan:

  1. CPR (Resusitasi Jantung Paru): Teknik manual krusial untuk mengambil alih fungsi pompa jantung. Fokus utama adalah menjaga suplai oksigen ke otak guna mencegah kerusakan sel permanen dalam “jendela waktu emas” (4-6 menit) pasca-henti jantung.
  2. First Aid Strategis: Protokol medis dasar untuk stabilisasi cedera traumatis. Langkah ini memastikan kondisi korban tetap stabil dan mencegah risiko fatalitas selama proses evakuasi berlangsung.

Sentuhan Internasional dan Transfer Pengetahuan

Kekuatan utama program ini terletak pada sinergi lintas lembaga dengan LPK Panji Sakti. Di bawah arahan Dr. Ir. Agus Dharma, MT., dan Ibu Trianasari, M.M., Ph.D., program ini menghadirkan Oceane, seorang praktisi lifeguard profesional asal Prancis.Kehadiran Oceane memberikan dimensi baru dalam proses belajar-mengajar. Siswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga edukasi langsung mengenai Standard Operating Procedure (SOP) keselamatan yang berlaku ketat di industri pariwisata Eropa.

Investasi Kompetensi: Lebih dari Sekadar Lulus

“Kami tidak hanya mencetak lulusan, tetapi memberikan ‘amunisi’ kompetensi. Di kancah profesional internasional, sertifikasi penyelamatan bukan lagi nilai tambah, melainkan syarat mutlak yang menentukan nilai tawar seorang tenaga kerja,” tegas tim pembina SMKN 1 Kubutambahan.Melalui program intensif ini, SMK Negeri 1 Kubutambahan mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang visioner.

Lulusan yang dihasilkan kini tidak hanya siap kerja secara teknis, tetapi juga memiliki kapabilitas penyelamat berstandar dunia ~ sebuah modal utama untuk menembus pasar kerja global.

[ Editor : Sarjana ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *