Padang, Balijani.id| Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menyiapkan program pelatihan berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang ditargetkan bagi 3.100 pemuda di Kota Padang dan sekitarnya.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan ekonomi melalui peningkatan kompetensi masyarakat di wilayah Sumatera Barat.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menjelaskan bahwa para peserta akan mendapatkan akses ke platform pembelajaran digital yang memanfaatkan teknologi AI.
Platform tersebut mencakup berbagai materi pengembangan, mulai dari kewirausahaan, pengembangan diri, hingga keterampilan teknis maupun nonteknis lainnya yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
Dalam pernyataannya saat meresmikan sumur bor di Masjid Raya Balai Gadang, Padang, pada Kamis (14/5/2026), Yassierli menekankan pentingnya bagi anak muda untuk memiliki kompetensi agar mampu bersaing secara global.
Ia juga menyatakan kesiapannya untuk menambah kuota jika antusiasme peserta melampaui angka 3.100 orang pada tahap pertama ini.
Bantuan Pemulihan Pascabencana Selain fokus pada pengembangan SDM, Kemnaker juga menunjukkan komitmennya dalam penanganan dampak bencana alam di Sumatera Barat.
Yassierli memaparkan bahwa pihaknya telah mengoperasikan posko layanan masyarakat di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang selama tiga bulan saat wilayah tersebut dilanda banjir dan tanah longsor.
Sebagai bentuk dukungan nyata bagi pemulihan daerah, Kemnaker menyalurkan bantuan total senilai Rp30,3 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Dana bantuan tersebut dialokasikan melalui berbagai inisiatif ketenagakerjaan, termasuk program Padat Karya dan program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) yang diharapkan dapat membangkitkan kembali roda ekonomi masyarakat setempat.
[ Editor : Sarjana ]













