KLUNGKUNG, Balijani.id | Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meringankan beban masyarakat serta melestarikan adat dan budaya Bali, Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ny. Eva Satria menyerahkan bantuan stimulan upakara Pitra Yadnya (Ngaben Massal) secara simbolis di tiga desa adat, Minggu (16/8/2026). Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini disambut antusias oleh warga yang tengah mempersiapkan sarana upakara.
Rincian Bantuan Stimulan Upakara Ngaben Massal
Bantuan stimulan upacara keagamaan yang disalurkan Pemkab Klugkung menjelang puncak upacara pada Agustus 2026 ini mencakup:
-
Banjar Adat Tengah, Desa Adat Tegak (Kec. Klungkung): Bantuan Rp65.000.000,- untuk 13 sawa (puncak upacara 20 Agustus).
-
Banjar Adat Tabanan, Desa Adat Gelgel: Bantuan Rp115.000.000,- untuk 25 sawa (puncak upacara 20 Agustus).
-
Banjar Adat Tri Bhuwana, Desa Adat Tri Bhuwana (Kec. Dawan): Bantuan Rp115.000.000,- untuk 20 sawa (puncak upacara 25 Agustus).
Penyaluran bantuan ini merupakan program unggulan Pemkab Klungkung yang menetapkan alokasi stimulan upakara sebesar Rp5.000.000 per sawa, dengan batas maksimal Rp150.000.000 per kelompok atau desa adat.
Komitmen Pelayanan dan Penyerahan Layanan Pitra Bakti
Dalam arahannya, Bupati Satria menegaskan bahwa bantuan ini ditujukan untuk mereduksi beban finansial warga sekaligus merawat semangat kebersamaan dan gotong royong (nyama braya).
“Bantuan ini adalah program unggulan Pemkab Klungkung. Harapan kami dapat memberikan manfaat nyata serta meringankan beban krama dalam melangsungkan prosesi Pitra Yadnya. Atas nama pribadi dan pemerintah, titiang mendoakan dumogi upacara labda karya dan sang palatra polih genah sane becik, Nyujur Sunia Loka dan Amor Ing Acintya,” ungkap Bupati Satria.
Pada hari yang sama, Bupati Satria juga melayat ke rumah duka sekaligus menyerahkan secara langsung Akta Kematian melalui layanan “Pitra Bakti” kepada keluarga almarhum Nyoman Mandri di Banjar Sangging (Desa Kamasan) serta keluarga almarhum I Wayan Sugiarta di Desa Sampalan.
[ Editor : Sarjana ]
Salam Mahottama












