News  

Perbekel Lemukih Dorong Perbaikan Akses Dukung Pariwisata Desa

Perbekel Lemukih Dorong Perbaikan Akses Dukung Pariwisata Desa

Buleleng, Balijani.id| Pemerintah Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng berharap perbaikan infrastruktur khususnya akses jalan dan penerangan dapat menjadi prioritas guna mendukung perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat. Hal tersebut menyusul tingginya potensi wisata alam yang dimiliki desa setempat namun masih terkendala akses yang dinilai belum memadai.

Perbekel Desa Lemukih I Nyoman Singgih mengatakan keluhan terkait kondisi jalan selama ini tidak hanya datang dari masyarakat setempat, tetapi juga wisatawan yang berkunjung ke desa tersebut. Menurutnya, sejumlah wisatawan asing mengeluhkan kondisi jalan yang dinilai sempit dan masih banyak mengalami kerusakan di sejumlah titik.

“Keluhan masyarakat memang betul, akses jalan masih perlu perhatian termasuk tamu-tamu asing yang juga mengeluhkan kondisi jalan karena kurang lebar dan banyak berlubang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut. Bahkan, perbaikan akses jalan menuju Desa Lemukih telah masuk dalam rencana pembangunan dengan anggaran yang telah disiapkan tahun ini. Menurutnya, perhatian dari pemerintah daerah menjadi kabar baik bagi masyarakat setempat.

“Dengan adanya perhatian dari Bapak Gubernur, Bapak Bupati dan Dinas PUPR, tahun ini sudah dianggarkan perbaikan jalan sebesar Rp5 miliar. Masyarakat kami tentu harus tenang dan berterima kasih karena sudah mendapat perhatian dari pemerintah provinsi maupun kabupaten,” katanya.

Selain persoalan infrastruktur, Desa Lemukih juga menyimpan potensi wisata alam yang cukup besar. Desa tersebut memiliki sejumlah destinasi air terjun yang mulai dikenal wisatawan, seperti Air Terjun Gerombong, Biji, Bengbeng dan beberapa objek wisata lainnya. Namun akses menuju lokasi wisata tersebut masih membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Menurut I Nyoman Singgih, Desa Lemukih juga memiliki potensi ekonomi melalui sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Salah satu produk unggulan desa adalah Kopi Robusta Lemukih yang telah memiliki sertifikat Indikasi Geografis (IG). Produk tersebut bahkan telah melalui penelitian akademik sebelum memperoleh pengakuan resmi.

Selain potensi wisata alam dan UMKM, Desa Lemukih juga memiliki kekayaan budaya dan sumber daya alam yang dinilai mampu menjadi kekuatan pengembangan desa wisata. Berbagai kesenian dan tradisi seperti sapi gerumbungan, tari joged klasik hingga janger sakral masih terus dilestarikan masyarakat setempat.

“Lemukih memiliki potensi yang luar biasa, budayanya bagus, keseniannya bagus. Kami juga memiliki potensi hutan, perkebunan durian, alpukat hingga cengkeh yang bisa dikembangkan untuk mendukung pariwisata di Bali Utara,” ucapnya.

Ia menambahkan, kunjungan wisatawan ke Desa Lemukih juga menunjukkan tren positif. Bahkan sebagian besar wisatawan yang datang merupakan wisatawan mancanegara dengan jumlah kunjungan yang disebut mencapai sekitar 3.500 orang setiap bulan.

Ke depan, Pemerintah Desa Lemukih berharap dukungan pemerintah terus berlanjut melalui peningkatan infrastruktur dan sumber daya manusia. Menurutnya, kedua aspek tersebut menjadi kebutuhan utama agar potensi desa dapat berkembang maksimal dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Desa Lemukih sendiri memiliki jumlah penduduk sebanyak 4.504 jiwa yang terdiri atas 2.287 laki-laki dan 2.217 perempuan dengan total 1.425 kepala keluarga serta luas wilayah mencapai 3.970 hektare. Dengan potensi yang dimiliki, desa tersebut dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu kawasan pengembangan wisata di wilayah Bali Utara.

[ Editor : Sarjana ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *