Jakarta, Balijani.id|Komando Daerah Militer (Kodam) XX/Tuanku Imam Bonjol bergerak cepat merespons dampak bencana alam yang memutus akses di wilayah Pasaman.
Melalui Satuan Tugas Rehabilitasi, TNI Angkatan Darat membangun jembatan gantung strategis di Jorong Kampung Alai, Nagari Ganggo Mudik, Kecamatan Bonjol, Sabtu (21/2/2026).
Jembatan ini merupakan jalur penghubung vital yang menjadi tumpuan utama masyarakat untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga akses kesehatan.
Tanpa jembatan ini, aktivitas warga sempat lumpuh total akibat infrastruktur lama yang hanyut diterjang bencana.
Pembangunan infrastruktur ini dipimpin langsung oleh personel Zeni Daerah Militer (Zidam) XX/TIB, bekerja sama dengan Kodim 0308/Pasaman dan Yonif 844/KB.
Kehadiran prajurit di lapangan berpadu dengan semangat gotong royong warga setempat, mempercepat proses pengerjaan konstruksi.
Hingga saat ini, progres pembangunan dilaporkan telah mencapai angka 41 persen. Tim teknis di lapangan saat ini tengah memfokuskan pengerjaan pada penyelesaian struktur utama, perakitan rangka jembatan, serta penguatan fondasi beton.
Langkah penguatan fondasi menjadi prioritas guna memastikan jembatan memiliki daya tahan jangka panjang terhadap beban dan potensi aliran air yang deras.
TNI AD menegaskan bahwa kehadiran mereka di tengah masyarakat Bonjol merupakan wujud nyata komitmen dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu singkat agar mobilitas warga kembali normal dan pemulihan ekonomi kawasan Pasaman dapat terakselerasi.
[ Editor : Sarjana ]














