Buleleng, Balijani.id| Kunjungan kapal pesiar internasional ke Pelabuhan Celukan Bawang tidak sekadar membawa wisatawan, tetapi juga menggerakkan denyut ekonomi masyarakat Bali Utara. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan setiap kapal pesiar yang bersandar memberi dampak langsung bagi warga lokal, mulai dari tenaga kerja hingga pelaku pariwisata.
Hal tersebut terlihat dari pelayanan dua kapal pesiar yang sandar pada 13 dan 14 Januari 2026 di Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng. Pelindo melibatkan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) serta berbagai unsur pendukung pariwisata lokal dalam seluruh rangkaian layanan.
Pada Selasa (13/1/2026), Pelabuhan Celukan Bawang melayani sandar MV Celebrity Millennium dengan 2.211 penumpang dan 973 kru. Sehari berselang, Rabu (14/1/2026), MV Regatta bersandar membawa 593 penumpang dan 393 kru. Kehadiran ribuan wisatawan ini turut mendorong aktivitas ekonomi di wilayah Buleleng dan sekitarnya.
General Manager Pelindo Pelabuhan Celukan Bawang, Mochammad Imron, menjelaskan bahwa setiap kunjungan kapal pesiar telah direncanakan jauh hari agar pelayanan dapat berjalan optimal dan melibatkan berbagai pihak.
“Setiap kunjungan kapal pesiar merupakan hasil perencanaan jangka panjang. Pelindo memastikan kehadiran kapal pesiar tidak hanya mendukung pariwisata, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang inklusif serta ruang partisipasi bagi masyarakat lokal, termasuk TKBM,” ujar Mochammad Imron.
Dalam pelayanan kapal pesiar tersebut, Pelindo melibatkan TKBM tidak hanya dalam aktivitas kepelabuhanan, tetapi juga pada sektor pendukung pariwisata. Sejumlah TKBM berperan sebagai penabuh gamelan dalam atraksi welcome dance, yang sebagian besar berasal dari Sanggar Dwi Tunggal Desa Tinga-Tinga. Selain itu, TKBM juga terlibat sebagai pengemudi APWC, pekerja tenda, serta pendukung fasilitas lapangan selama kegiatan wisata darat penumpang kapal pesiar.
Sebagai bagian dari penguatan kapasitas kerja, Koperasi TKBM Pelabuhan Celukan Bawang juga menggelar sosialisasi keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan. Kegiatan ini didukung melalui Program Bantuan Sosial Pelindo sebagai upaya membangun lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan.
“Pelindo telah membantu banyak dalam melibatkan dan memberikan bantuan kepada koperasi TKBM khususnya saat dilaksanakan pelayanan kapal pesiar di Pelabuhan Celukan Bawang. Kami berharap dukungan ini dapat terus diberikan sehingga pegawai TKBM dapat terus bersinergi dan memberikan kontribusi secara langsung tidak hanya dalam layanan kargo di Pelabuhan Celukan Bawang,” ujar Dista, pengurus Koperasi TKBM Pelabuhan Celukan Bawang.
Selama berada di Bali Utara, para penumpang kapal pesiar mengikuti berbagai kegiatan wisata ke sejumlah destinasi unggulan. Aktivitas tersebut turut menggerakkan sektor transportasi lokal, jasa pariwisata, hingga pelaku UMKM di sekitar wilayah pelabuhan.
Ke depan, Pelindo menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pengelolaan layanan kapal pesiar di Pelabuhan Celukan Bawang berjalan berkelanjutan dan memberi kontribusi nyata bagi perekonomian daerah Bali Utara.
[ Editor : Sarjana ]














