Badung, Balijani.id| Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menunjukkan peningkatan selama periode Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Sejak posko beroperasi pada 15 hingga 25 Desember 2025, bandara tersibuk di Bali ini melayani ratusan ribu penumpang dengan pergerakan pesawat yang juga mengalami kenaikan dibanding rata-rata harian sepanjang tahun.
Berdasarkan keterangan resmi Head of Communication and Legal Division Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, selama 11 hari pelaksanaan posko, total penumpang yang dilayani mencapai 738.911 orang atau rata-rata 67.173 penumpang per hari. Angka ini sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata harian Januari–November 2025 yang tercatat 66.222 penumpang per hari.
Dari sisi pergerakan pesawat, tercatat sebanyak 4.680 pergerakan atau rata-rata 425 pergerakan per hari. Jumlah ini juga melampaui rata-rata harian sepanjang 2025 yang berada di angka 390 pergerakan per hari.
Khusus pada puncak arus pergerakan 25 Desember 2025, Bandara Ngurah Rai melayani 64.157 penumpang.
Penumpang domestik tercatat sebanyak 26.970 orang, dengan 16.100 kedatangan dan 10.870 keberangkatan. Sementara penumpang internasional mencapai 37.187 orang, terdiri dari 22.882 kedatangan dan 14.305 keberangkatan. Capaian tersebut setara 93,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Pada hari yang sama, total pergerakan pesawat mencapai 420 pergerakan, terdiri dari 206 penerbangan domestik dan 214 penerbangan internasional. Angka ini nyaris setara dengan capaian tahun lalu yang mencapai 421 pergerakan atau 99,8 persen.
Rute domestik tersibuk pada 25 Desember 2025 didominasi penerbangan menuju Jakarta (CGK) dengan 41 pergerakan, disusul Surabaya (SUB) sebanyak 16 pergerakan, dan Lombok (LOP) sebanyak 9 pergerakan. Sementara rute internasional terpadat adalah Kuala Lumpur (KUL), Singapura (SIN), dan Perth (PER).
Selama periode posko 15–25 Desember 2025, penumpang internasional masih mendominasi dengan total 441.268 orang, sedangkan penumpang domestik tercatat 297.643 orang. Secara keseluruhan, capaian penumpang posko Nataru tahun ini mencapai 96,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Untuk pergerakan pesawat selama periode posko, total tercatat 4.680 pergerakan, meningkat dibandingkan 2024 yang mencatat 4.646 pergerakan atau setara 100,7 persen. Rute internasional terpadat selama posko didominasi Singapura, Kuala Lumpur, dan Perth, sementara rute domestik masih didominasi Jakarta, Surabaya, dan Lombok.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai juga merealisasikan penerbangan tambahan selama posko, seluruhnya untuk rute domestik. Total extra flight mencapai 176 pergerakan, dengan rute terbanyak menuju Jakarta dan Surabaya.
Capaian ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru, sekaligus menegaskan peran strategis Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai gerbang utama pariwisata Bali di tengah periode liburan akhir tahun.
[ Editor: Sarjana ]














